Dua Hari Hilang Akibat Gagal Nikahi Sang Pacar, Pria di Klaten ditemukan Tewas didalam Sumur

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Seorang Pria inisial J (34) warga Desa Sobayan, Kecamatan Pedan, Klaten, ditemukan meninggal dunia, Minggu (28/12) malam. Pria yang keseharian berdagang unggas itu ditemukan mengapung di dalam sumur rumahnya.

Pamapta 3 Polres Klaten Ipda Indra Yuliantoro, saat dikonfirmasi Minggu (28/12) malam, menjelaskan, aparat kepolisian mendapatkan laporan adanya kejadian seorang warga yang meninggal dunia didalam sumur.

Bacaan Lainnya

” Korban ditemukan meninggal di dalam sumur rumahnya oleh ibunya atas nama Marsini, saat akan menimba sumur. Posisi sudah mengambang,” Jelasnya.

Setelah adanya laporan, Lanjut Indra, Aparat kepolisian, Tim Sar, Relawan, lalu melakukan evakuasi untuk mengangkat jasad korban, pasalnya korban yang hilang selama 2 hari, sudah menimbulkan bau tidak sedap.

” Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau benda mencurigakan. Ada riwayat depresi, ditemukan obat yang berkaitan dengan gangguan kejiwaan,” Tuturnya.

Diterangkan Indra, Korban depresi akibat asmara, lantaran 2 tahun silam, korban tersebut gagal menikahi pacarnya. Saat itu korban berubah perilaku hingga depresi.

” Berdasarkan keterangan keluarganya, korban alami depresi setelah gagal menikah dengan pacarnya, kejadian itu terjadi sudah 2 tahun lalu, ” Terangnya.

Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis setelah diangkat, korban lalu di periksa oleh tim medis, tidak ada tanda penganiayaan pada korban, selanjutnya korban langsung dimakamkan.

” Setelah dievakuasi, selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga, jenasah tidak disemayamkan, namun langsung dibawa ke tempat pemakaman untuk dimakamkan,” Pungkasnya.

Komandan Sar Klaten, Irwan Santosa, saat dikonfirmasi dilokasi Kejadian, mengungkapkan, Proses evakuasi dengan teknik vertikal rescue, tim sar menjangkau korban untuk memasang tali, lalu ditarik ke bibir sumur.

” Teknik yang digunakan menggunakan vertikal rescue, lalu tim kami (Sar Klaten) turun ke dalam sumur, untuk mengevakuasi jasad korban, ” Jelas Irwan

Dilanjut Irwan, jalannya evakuasi yang dilakukan oleh petugas berjalan lancar, dan tidak ada kesulitan saat proses pengangkatan korban dari dalam sumur menuju bibir sumur.

” Setelah diikat lalu ditarik keatas sumur, kedalaman sumur kurang lebih 4 meter diameter 80 Centimeter, proses evakuasi membutuhkan waktu 30 menit,” Ungkapnya.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *