Kupang, KabarTerkiniNews.co.id — UPTD SD Inpres Sikumana 3 terus menanamkan budaya hidup bersih kepada seluruh warga sekolah melalui program kebersihan lingkungan dan pembiasaan memilah sampah sejak dari ruang kelas.
Kepala Sekolah UPTD SD Inpres Sikumana 3, Juliana Panab, S.Pd., melalui Wakil Kepala Sekolah, Maria O. Wadja, S.Pd., mengatakan, pihak sekolah telah menyediakan tempat sampah di setiap kelas maupun di sejumlah titik di lingkungan sekolah.
“Untuk program kebersihan di lingkungan sekolah, hampir setiap kelas memiliki tempat sampah di dalam ruangan. Di luar kelas juga tersedia tempat sampah besar. Jadi, setiap hari anak-anak dibiasakan untuk memilih dan memilah sampah,” ujar Maria kepada media. Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, pemilahan sampah dilakukan dengan menyediakan tempat sampah berdasarkan jenisnya. Sampah organik seperti sisa makanan dan daun-daun kering ditempatkan pada wadah khusus sampah organik.
Sementara itu, sampah non organik seperti plastik, sedotan, dan gelas minuman dibuang pada tempat sampah khusus non organik yang telah disiapkan pihak sekolah.
“Untuk sampah organik, misalnya sisa makanan atau daun-daun kering, sedangkan sampah non organik seperti plastik, sedotan, dan gelas minuman dibuang ke tempat sampah non organik,” jelasnya.
Selain menyediakan sarana tempat sampah, sekolah juga melibatkan guru dan siswa secara langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan. Setiap kelas memiliki tim piket kebersihan yang bertugas menjaga kebersihan ruang kelas dan lingkungan sekitarnya.
Kegiatan kebersihan tersebut dilakukan sebelum maupun setelah kegiatan belajar mengajar (KBM). Dengan demikian, kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas tertentu, tetapi menjadi kebiasaan dan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah.
Maria berharap pembiasaan tersebut dapat membentuk karakter siswa agar memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program kebersihan dan pemilahan sampah ini, UPTD SD Inpres Sikumana 3 berupaya menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, nyaman, sekaligus menanamkan kesadaran kepada siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan sejak usia dini.
Rudy







