Kupang, KabarTerkiniNews.co.id – Sekertaris Komisi II DRPD NTT yang juga Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Junaidin Mahasan bersama anggota Komisi III DPRD NTT Filmon Loasana melakukan kunjungan kerja ke beberapa fasilitas BUMD NTT di Kota Kupang, Rabu (26/11/2025).
Dalam kunjungan tersebut keduanya sempat memantau Tempat Pelelangan Ikan ( TPI) Tenau dan menemukan beberapa permasalahan sarana dan prasarana yang selama ini berkontribusi memberikan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Provinsi NTT.
Junaidin mengatakan saat berkunjung ia mendapati beberapa hal terutama fasilitas dari infrastruktur, seperti jalan raya sudah banyak yang rusak, lalu gedung kantor banyak atap yang sudah bocor akibat usia dan badai Seroja lalu, lampu jalan yang sekitar puluhan unit tetapi yang menyala hanya ada tiga lampu, lalu tempat pelelangan ikan yang sudah atapnya rusak serta lantai yang terbuat dari keramik sehingga berbahaya bagi pengunjung karena sangat licin bila terkena air, ketiga masalah dermaga di bagian Barat yang sudah rusak akibat badai Seroja.
” Ada beberapa fasilitas yang harus kita benahi dan itu jadi perhatian, kita juga berusaha untuk bagaimana caranya supaya ke depan itu jadi concern eksekutif dan legislatif seperti Pergub yang baru diterbitkan terkait masalah retribusi di pelabuhan, sewa tanah, dan sewa rumah yang sekarang sudah naik semoga itu menjadi salah satu landasan kita untuk memperbaiki fasilitas atau sarana yang ada di pelabuhan tenau, sehingga ketika kita menarik retribusi ataupun pajak itu seimbang dengan fasilitas yang dirasakan oleh masyarakat,” jelas Junaidin.
Sementara itu anggota komisi III DRPD NTT Filmon Loasana mengatakan pemerintah Propinsi NTT harus fokus pada pembenahan fasilitas pendukung yang memberi PAD, dan tidak menghamburkan uang untuk kegiatan ceremonial seperti NTT Mart yang tidak begitu memberikan dampak signifikan bagi PAD NTT.
” Kami berkunjung ke pelabuhan perikanan Tenau dan di sana memang ada fasilitas yang menjadi sumber pendapatan bagi provinsi NTT lewat penarikan retribusi, setelah kami berkunjung saya melihat bahwa aset-aset yang dikelola oleh Pemprov terabaikan,
Saya minta pemerintah fokus membenahi semua aset yang menjadi tugasnya Pemprov itu, mulai dari pelabuhan perikanan hingga PPI Tenau dan Oeba, tahun ini saja mereka udah memberikan retribusi sampai dengan 1,3 miliar, sebenarnya pemerintah harus fokus kepada aset-aset seperti ini,” tegas Filmon.
Rudy/ADV







