Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, meresmikan Senjadi Emerald Coffee & Eatery di Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan, Jumat (13/02) siang. Hal ini, mendukung lonjakan kunjungan wisata ke daerah berjuluk Kabupaten Bersinar tersebut.
Owner Senjadi Emerald Coffee & Eatery, Tyas Ari Wibowo, menjelaskan Senjadi sebelumnya telah beroperasi di sejumlah wilayah di Klaten. Saat ini terdapat empat cabang, yakni dua di Kecamatan Prambanan, satu di Kecamatan Wedi, dan satu cabang terbaru di Sumberejo.
“Kami bukan sekadar membuka usaha, melainkan menghadirkan ruang yang mampu menjadi bagian dari cerita dan kebersamaan masyarakat Klaten,” Jelasnya.
Kafe tersebut menyediakan sekitar 70 menu makanan dan 65–70 menu minuman. Beberapa menu andalan di antaranya nasi sei sapi, ayam kecombrang, dan tuna.
“Kemudian untuk minumannya ada banyak. Kopi terbaik di sini,” Tuturnya.
Soal harga, Tyas memastikan menu yang ditawarkan cukup terjangkau. Harga makanan dan minuman dibanderol mulai Rp18.000.
“Saat Ramadan nanti kami ada paket bukber Rp30.000 sudah dapat makanan dan minuman,” Paparnya.
Senjadi Emerald mampu menampung hingga 300 pengunjung. Kafe ini juga dilengkapi VIP room dan private room. Jam operasional mulai pukul 08.00 WIB hingga 23.00 WIB. Khusus Sabtu dan Minggu, operasional diperpanjang hingga pukul 24.00 WIB.
Sementara itu, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, dalam acara peresmian mengucapkan selamat atas dibukanya Senjadi Emerald Coffee & Eatery.
Menurut Hamenang, pembukaan kafe yang berada di kawasan kota Klaten itu berlangsung pada momentum yang tepat, menjelang Ramadan dan Lebaran.
“Menurut data dari tahun ke tahun angka mudik di Kabupaten Klaten itu meningkat 30 persen. Di sisi lain, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Klaten terbesar se-Jawa Tengah. Pada 2025 kemarin sampai 7,5 juta wisatawan,” Katanya.
Hamenang menilai, tren positif sektor pariwisata harus diimbangi dengan bertambahnya pilihan kuliner agar wisatawan semakin nyaman.
“Senjadi ini bisa menjadi salah satu pilihan. Maka dari itu, saya tetap mengimbau agar pelaku kuliner tetap menjaga kualitas dan itu merupakan salah satu kunci agar bisa bertahan lama. Kemudian dari sisi harga harus kompetitif, jangan mahal-mahal,” Pungkasnya.
Prabowo Aji







