Karanganyar, KabarTerkiniNews.co.id – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian alam di Bumi Intanpari. Komitmen tersebut diwujudkan dalam pencanangan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati). Upaya ini menjadi langkah strategis untuk mencegah ancaman bencana alam akibat kerusakan lingkungan, sekaligus memperkuat fungsi ekologis wilayah Karanganyar sebagai daerah penyangga.
Pencanangan Taman Kehati tersebut diselenggarakan di Bejen, Karanganyar, pada Jumat (19/12/2025). Bupati Karanganyar Rober Christanto mengatakan, pencanangan Taman Kehati tersebut, menjadi simbol keseriusan Pemkab dalam menghadirkan ruang hijau yang berfungsi sebagai paru-paru kota sekaligus pusat pelestarian keanekaragaman hayati.
Menurut bupati, pencanangan Taman Kehati merupakan langkah penting untuk mengembalikan keberadaan hutan kota yang selama ini belum dimiliki Karanganyar. Menurutnya, Taman Kehati bukan sekadar ruang terbuka hijau, tetapi juga elemen vital dalam menjaga keseimbangan alam.
“Ini adalah upaya menghadirkan kembali hutan kota sebagai paru-paru Karanganyar, sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati. Keberadaan Taman Kehati juga menjadi salah satu indikator penilaian Adipura,”jelas bupati.
Bupati mengungkapkan, Taman Kehati yang dicanangkan di Bejen memiliki luas sekitar 7.010 meter persegi dan diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas lingkungan, termasuk menurunkan suhu udara dan menjaga kelestarian alam.
“Pencanangan ini tidak hanya berhenti pada seremoni penanaman semata. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam perawatan dan pengawasan taman kehati agar tetap lestari. Ini bukan hanya tugas pemerintah. OPD terkait, KNPI, hingga organisasi relawan harus ikut menjaga, merawat, dan mengawasi. Dengan kebersamaan, taman kehati benar-benar bisa menjadi warisan hijau untuk generasi mendatang,”tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karanganyar, Sunarno, menjelaskan bahwa pencanangan Taman Kehati bertujuan mendukung program menanam pohon tingkat nasional dan internasional, serta sebagai bagian dari peringatan Hari Menanam Pohon Sedunia dan Hari Menanam Pohon Indonesia yang telah dimulai sejak November lalu.
“Melalui Taman Kehati ini, kami ingin meningkatkan indeks kualitas udara dan air, memperbesar daya serap air tanah, serta menambah ruang hijau yang berfungsi sebagai paru-paru kota,”terangnya.
Iwan







