Dandim Klaten Hadiri Tradisi Grebeg Syawal 1447 H di Bukit Sidoguro Bayat, Perkuat Silaturahmi dan Budaya Lokal

Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, menghadiri kegiatan Grebeg Syawal 1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Klaten. Sabtu (28/03). Foto : Prabowo Aji

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menghadiri kegiatan tradisi Grebeg Syawal 1447 Hijriah di Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Sabtu (28/03).

Kegiatan yang mengusung tema “Harmoni dalam Silaturahmi Jajaran Forkopimda bersama Masyarakat” ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, serta masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan bahwa momentum Syawal menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkuat persatuan.

“Momentum Syawal merupakan waktu yang sangat tepat untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan antar seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Klaten,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa tradisi Grebeg Syawal di Klaten bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki nilai historis, kultural, dan spiritual yang tinggi.

“Tradisi kirab gunungan ketupat mencerminkan filosofi kehidupan masyarakat Jawa yang menjunjung tinggi rasa syukur, kebersamaan, serta kepedulian sosial melalui budaya berbagi kepada sesama,” lanjutnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Klaten dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mengembangkannya sebagai potensi wisata daerah.

“Pemerintah Kabupaten Klaten berkomitmen melestarikan budaya lokal sebagai identitas daerah, sekaligus mengembangkannya menjadi potensi wisata yang dapat meningkatkan daya tarik daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” jelasnya.

Di akhir sambutan, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan menjaga persatuan demi kemajuan daerah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program pemerintah daerah demi terwujudnya Kabupaten Klaten yang maju, mandiri, sejahtera, dan berbudaya,” pungkasnya.

Usai kegiatan, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan tradisi tersebut.

“Kegiatan Grebeg Syawal ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengandung nilai filosofis dan religius, khususnya melalui kirab gunungan ketupat yang melambangkan rasa syukur, keberkahan, serta semangat berbagi kepada sesama,” ujar Dandim.

Melalui pelaksanaan kegiatan budaya dan keagamaan seperti Grebeg Syawal di Klaten, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kearifan lokal dapat terus terjaga sebagai fondasi dalam menciptakan masyarakat yang harmonis, produktif, dan berdaya saing.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *