Magelang, KabarTerkiniNews.co.id – Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang menggelar Pelatihan Pembinaan Kelembagaan Kelompok, Jumat (20/02/2026). Agenda ini masuk dalam Sub Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Penyuluhan Pertanian di Kecamatan dan Desa TA 2026.
Pelatihan dibuka resmi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, Agus Dwi Windarto, S.P. diwakili oleh Kabid Pertanian Uswatun Hasanah, S.Pt, M.Si. Pelatihan ini menghadirkan Sutardi, A.Pi, MMA, seorang Praktisi Pertanian Organik Bapeltan Provinsi Jawa Tengah.
Peserta pelatihan merupakan perwakilan dari pengurus Kelompok Tani (Poktan), Kelompok Wanita Tani (KWT), dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Sebanyak 25 kelompok menghadirkan wakilnya dan mereka mengikuti pelatihan yang dipandu secara santai namun serius.
Dalam paparannya, Sutardi antara lain mengatakan kapasitas kelompok Tani dan sejenisnya perlu ditingkatkan, agar meningkat kelas kemampuannya. Klasifikasi tersebut berdasarkan penilaian Panca Kemampuan Kelompok Tani (PAKEM POKTAN), yaitu: Pemula, Lanjut, Madya, dan Utama.
“Penilaian ini mengukur aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan kegiatan, pengendalian/pelaporan, dan pengembangan kepemimpinan,” ujarnya.
Setiap anggota kelompok tani harus memahami dan mengetahui peran Poktan, yaitu sebagai kelas belajar, wahana kerjasama, serta sebagai Unit Produksi. Selain itu juga harus memahami karakter anggota Poktan yang baik.
Menurut Sutardi, karakter anggota Poktan yang baik yaitu: mau mendengar rencana kerja pengurus, menilai laporan Pertanggungjawaban Pengurus, turut mengesahkan rencana kegiatan kelompok. Selain itu juga melaksanakan rencana kelompok dan keputusan kelompok.
“Kemudian juga menetapkan dan mengangkat pengurus, mengadakan/membuat perubahan terhadap AD/ART, serta meningkatkan dan membantu sesama, anggota untuk kemajuan kelompok,” terangnya.
Selanjutnya dijelaskan pula terkait tugas pengurus, administrasi kegiatan, administrasi keuangan, inventarisasi, pelaporan, dan pembukuan lainnya yang relevan.
Dalam pelatihan ini juga dilaksanakan diskusi dan tanya jawab terkait pelatihan. Pemateri juga memberikan beberapa game menarik agar peserta tidak merasa penat.
Para peserta mengaku pelatihan tersebut sangat bermanfaat bagi diri dan kelompoknya. Kapasitas setiap poktan perlu terus ditingkatkan guna kemajuan dan kesejahteraan kelompok itu.
“Pelatihan ini mendorong setiap kelompok untuk meningkatkan kemampuan masing-masing. Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami,” ungkap Didit dari Poktan Delima Unggul, Kramat Utara, Kota Magelang.
Nurul Abadi







