Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Dua bocah laki-laki terseret arus sungai Cino di perbatasan Desa Srebegan, Kecamatan Ceper dan Desa Mireng, Kecamatan Trucuk, Klaten, Kamis (12/03) siang. Satu orang berhasil diselamatkan tetapi satu orang lainnya meninggal dunia.
Tim INAFIS Polres Klaten, yang mengecek lokasi tidak menemukan barang mencurigakan tapi mendapati kedung (pusaran air) dengan kedalaman sekitar 2,5 meter. Kondisi sungai sebenarnya tidak banjir dan airnya jernih.
Pamapta 2 Polres Klaten Ipda Indra Yulyantoro di lokasi, Kamis (12/03) siang. Korban selamat atas nama N (7) warga Desa Srebegan, Kecamatan Ceper dan korban meninggal, A (8) warga Dusun Dayan, Desa Mireng, Kecamatan Trucuk, Klaten. Korban selamat dirawat di RS dan korban meninggal dibawa pulang ke rumah duka.
“Kita mendatangi lokasi anak tenggelam di sungai Cino, Desa Srebegan, Kecamatan Trucuk. Sekitar pukul 12.00 WIB kita mendapatkan laporan, kita datangi TKP dan ternyata benar,” Ungkapnya
Dijelaskan Indra, awalnya lima orang anak di lokasi diduga untuk berenang. Korban meninggal mencoba menolong temannya N yang tidak bisa berenang.
“Korban berenang bersama empat orang temannya, dia (AM) mencoba menolong temannya yang tidak bisa berenang (N). Temannya (N) bisa terseret arus sungai yang deras tapi korban terkena pusaran air sungai dan tenggelam,” Jelasnya.
Korban meninggal dunia, setelah dilakukan pengecekan oleh tim medis, dari hasil visum, korban tidak ada tanda penganiayaan pada tubuh korban, selanjutnya, korban diserahkan kepada keluarga.
“Korban dua orang, satu selamat dan satu meninggal dunia. Imbauan kepada masyarakat, terutama para orang tua, mohon putra- putrinya diawasi, hindari bermain di sungai karena cuaca tidak menentu,” imbuh Indra.
Saksi mata, Mulyadi (50) menceritakan kejadiannya sekitar pukul 11.30 WIB. Dirinya yang sedang bekerja membangun rumah mendengar suara minta tolong.
” Saya dengar anak -anak minta tolong. Terus saya cek, saya terjun ke sungai lihat satu anak (N) hanyut saya kejar,” Tuturnya.
Dikatakan Mulyadi, korban N bisa diangkatnya dibawa ke atas. Tapi dirinya tidak mengetahui jika ternyata ada dua anak yang tenggelam.
” Saya tidak tahu kalau ada dua orang, saya menolong N dulu. Yang satu tenggelam dan ditolong warga Dusun Dayan, akhirnya juga bisa diangkat tapi meninggal, ” Katanya.
Saat kejadian, ujar Mulaydi, dilokasi terdapat sejumlah anak anak yang sedang berada di sungai, namun, korban akibat kejadian tersebut ada dua orang.
“Jadi yang berenang itu anak anak, ada Dua tenggelam, satu lari minta tolong dan yang dua menunggu di lokasi,” Pungkasnya.
Prabowo Aji







