Kupang, KabarTerkiniNews.co.id – Expo REIang ( baca Riang_ Red) Gembira yang dilaksanakan oleh DPD Real Estate Indonesia Nusa Tenggara Timur dari tanggal 31 Oktober – 16 November 2025, di Lippo Plaza Kupang menghasilkan transaksi senilai Rp 23 Miliar rupiah untuk 126 rumah subsidi.
” Puji Tuhan selama expo ini berlangsung menghasilkan transaksi senilai 23 Miliar untuk rumah subsidi sebanyak 126 unit sejak tanggal 31 Oktober – 16 November 2025,” ujar Maya Tiran Ketua Panitia, Minggu (16/11/2025).
Sementara itu Ketua DPD REI NTT,. Chandra Santosa minta agar pemerintah bisa menghapus biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang selama ini menjadi item paling mahal ketika masyarakat berpenghasilan rendah ( MBR) ingin mempunyai rumah.
Chandra menambahkan pemerintah daerah harus mensupport REI NTT karena mereka sebagai pengembang REI NTT punya kepercayaan diri bahwa mereka adalah aset terbesar NTT dalam perekonomian.
” Setahun itu sekitar 1000 sampai 1500 masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin punya rumah, jika pemerintah daerah mau itu bisa terealisasi, bahkan bisa sampai 2500 MBR yang ingin punya rumah maka yang harus dilakukan pemerintah adalah bebaskan BPHTB ini, karena ini komponen paling mahal,” jelas Chandra.
Chandra Santosa menambahkan REI NTT akan terus bergerak membuka isolasi wilayah dan menyediakan rumah layak huni bagi seluruh warga NTT.
Expo REIang Gembira ini selain ada pameran dan dari berbagai developer juga ada Lomba Koor Musik Piala Bergilir, Lomba Cerdas Cermat SD, Lomba mewarnai ( kelas 1-3 SD) dan Lomba tarian REI antar instansi.
Rudy/ADV







