Bantul, KabarTerkiniNews.co.id — Upaya meningkatkan kesehatan dan imunitas siswa terus dilakukan melalui pendekatan edukatif. Hal ini terlihat dalam kegiatan bertema “Peningkatan Pengetahuan Gizi Anak SMP untuk Meningkatkan Imunitas pada Guru dan Wali Murid” yang digelar pada Jumat (10/4) di SMP Unggulan Muhammadiyah Bantul.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur sekolah, mulai dari komite sekolah, guru, karyawan, hingga perwakilan siswa. Mereka tampak antusias mengikuti setiap sesi yang dirancang tidak hanya informatif, tetapi juga aplikatif.
Kegiatan ini berfokus pada peningkatan pengetahuan gizi anak SMP guna mendukung imunitas, khususnya melalui peran guru dan wali murid dalam mengatur pola makan yang sehat dan seimbang. Dengan pemahaman yang tepat, diharapkan para peserta mampu meningkatkan keterampilan dalam menyajikan asupan makanan sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.
Tidak hanya berupa penyuluhan, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung penyajian makanan sehat. Peserta diajak memahami komposisi gizi, teknik penyajian yang menarik, hingga diskusi interaktif terkait tantangan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak sehari-hari.
Ketua tim pelaksana, Yoni Astuti, M.Kes., Ph.D., menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah evaluatif terhadap pola makan anak.
“Kegiatan ini penting dilakukan untuk mengoreksi asupan makanan yang biasa dikonsumsi. Jika sudah baik bisa dilanjutkan, namun jika ada yang belum sesuai bisa diperbaiki. Jika ada yang kurang bisa ditambahkan, dan jika ada kelebihan asupan bisa dikurangi sehingga tercapai kondisi tubuh yang ideal.
Hal ini penting agar anak terjaga dari kerentanan penyakit infeksi maupun gangguan metabolisme lainnya. Mengingat usia SMP masih dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, sehingga perlu perhatian yang baik dan benar,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Hal ini tercermin dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta kesan positif yang disampaikan oleh peserta usai kegiatan. Mereka mengaku mendapatkan wawasan baru yang bermanfaat untuk diterapkan di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Sebagai bentuk dukungan nyata, kegiatan ini juga diakhiri dengan pemberian hibah berupa alat timbang badan dan pengukur tinggi badan, serta buku saku panduan asupan gizi anak untuk mendukung terciptanya tubuh yang sehat dan ideal.
Adapun tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari Yoni Astuti, M.Kes., Ph.D., Nurhayati, dr., M.Ed., Sp.Rad., serta Alfitra Amirullah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara sekolah dan orang tua semakin kuat dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.
Dhani







