Mediterania, KabarTerkiniNews.co.id – Militer Israel mencegat lebih dari selusin kapal Global Sumud Flotilla (GSF), dan menahan para aktifis kemanusiaan yang akan menjalankan misi kemanusiaan di Gaza.
Diantara para aktifis yang menumpang kapal terdapat Aktivis iklim Swedia Greta Thunberg. Mereka telah ditahan oleh militer Israel dan akan segera dideportasi. Tindakan militer Israel ini telah memicu kecaman global.
Flotila tersebut berupaya menembus blokade Israel selama 18 tahun di Gaza dan menyalurkan bantuan ke wilayah kantong yang dilanda perang tersebut menggunakan kapal-kapal yang berlayar dari pelabuhan-pelabuhan di seberang Mediterania.
Hingga Kamis sekitar pukul 09.15 waktu setempat, sebanyak 23 kapal GSF masih berlayar, sementara 21 kapal telah dicegat, menurut GSF.
Israel mengatakan, para aktivis bukan tertarik pada aksi kemanusian dan bantuan, tetapi tindakannya hanyalah provokasi.
Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan beberapa kapal telah “dihentikan dengan aman,” dan menambahkan bahwa penumpang mereka sedang diangkut ke Israel “di mana prosedur deportasi mereka ke Eropa akan dimulai.”
Sementara GSF menyebut pencegatan kapal-kapal tersebut oleh Israel sebagai serangan ilegal terhadap pekerja kemanusiaan tak bersenjata. “Kami menyerukan kepada pemerintah dan lembaga internasional untuk menuntut keselamatan dan pembebasan mereka segera,” kata organisasi tersebut di Telegram, demikian dikutip dari CNN.
Tindakan Israel segera mengundang reaksi internasional. Para pengunjuk rasa membanjiri jalan-jalan di Italia dan Turki, sementara para pemimpin asing menyuarakan kemarahan me







