Jelang Ramadhan, Tradisi Sadranan Udik-Udik Berebut Uang Koin di Kalitengah Klaten

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Tradisi Sadranan di Dusun Dalangan, Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi, Klaten berbeda dengan daerah lain. Yang diperebutkan bukan gunungan makanan atau hasil bumi tapi berebut uang koin.

Acara dimulai selepas salat ashar. Ratusan warga yang mayoritas remaja berada di depan bekas bangunan yang diyakini warga sebagai masjid.

Bacaan Lainnya

Tokoh masyarakat, Heri Santoso, mengatakan, koin uang pecahan Rp 500 mulai disebar ke massa warga. Warga pun berebut uang tersebut sambil berdesak – desakan demi mendapatkan uang receh.

“Kegiatan hari ini Sadranan yang setiap bulan Ruwah pasti ada. Dilaksanakan hari Jumat terakhir menjelang Ramadan tapi tidak ditentukan tanggalnya,” Katanya.

Dilanjut Heri, meskipun tanpa undangan, warga yang memiliki sesepuh di dusun tersebut sudah mengetahui tradisi tersebut. Sadranan udik – udik tersebut sudah sejak dulu.

“Acara udik – udik memang begitu, dari leluhur memang begitu, kita meneruskan, kita melestarikan. Biasanya ada hajat yang kabul, ada rejeki yang sisa, leluhurnya disini dan lainnya,” katanya.

Seorang warga, Isa Dwi Rochmawati (18) mengatakan ikut berbuat udik – udik. Acara berupa acara Sadranan. Tradisi udik – udik digelar setiap tahunnya.

“Ini Sadranan udik – udik, setiap setiap setahun sekali kan ada Sadranan ini. Kampung sini selalu ngadain udik – udik,” katanya.

Isa mengaku, dalam memperoleh uang udik – udik harus berebut dengan warga lain, nantinya uang yang diperoleh sebanyak Rp 3.000, akan dibelanjakan buku dan untuk jajan.

” Sulitnya ya Allah, kita itu sudah bela- belain tapi dimanfaatkan yang di belakang. Ya rayahan, ya rebutan, pokoknya susah banget,” lanjut Nisa yang dapat sekitar Rp 30.000, ” Tuturnya.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *