Kelompok Tani Ie Rai, Jaga Ketahanan Pangan dan Kesehatan Konsumen dengan Holtikultura Bebas Pestisida

Kupang, KabarTerkiniNews.co.id – Kelompok Tani Ie Rai yang berlokasi di Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, sejak tahun 2008 terus berkontribusi menjaga ketahanan pangan masyarakat serta kesehatan para konsumennya dengan menyediakan pangan tanpa pupuk kimia atau pestisida.

Ditemui disela-sela kegiatan Gerakan Pangan Murah di halaman Gereja Koinonia Kuanino, Kamis (20/11/2025), Yuliana Tanga ( 72) ketua kelompok tani Ie Rai mengatakan sejak tahun 2008 mereka mulai menanam dan pada tahun 2009 mereka mendapat label bebas pestisida dari Laboratorium milik Balai POM Jakarta.

Bacaan Lainnya

” Oma dan anggota tani lain itu menanam dari tahun 2008 lalu pada 2009 kami dapat label bebas pestisida dari Balai POM, sayuran kami organik tanpa bahan kimia berbahaya sehingga selalu ludes, pernah sekali ada yang borong sayuran kami hingga satu juta rupiah, karena senang sayuran kami bebas bahan kimia dan segar” urainya.

Yuliana mengaku menanam banyak komoditi di kebun tani Ie Rai, mulai dari brokoli, sawi, kangkung, timun, cabe, tomat dan aneka sayuran organik lainnya.

Yuliana juga menceritakan ia juga pernah diundang oleh Kementerian Pertanian pada 2017 silam dengan materi Bisnis Tanaman Pangan, bahkan ditahun yang sama Menteri Pertanian Timor Leste datang ke kebun milik kelompok tani Ie Rai untuk melakukan studi banding.

” Berkat keuletan dan kerja keras kami, produk kami dikenal baik, karena menggunakan bahan organik, bahkan pada tahun 2017 saya berangkat ke Jakarta diundang Kementerian Pertanian untuk diberikan pelatihan bisnis tanaman pangan, bahkan Menteri Timor Leste datang studi banding ke lahan kami, itu suatu penghargaan bagi kami kelompok tani Ie Rai,” tambahnya.

Ia juga berterima kasih kepada Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis melalui Kadis Pertanian Kota Kupang, Hery Da Costa yang membantu petani dengan bantuan Alsintan hingga pendampingan penyuluh pertanian yang kompeten sehingga hasil tani mereka semakin baik dan anggota kelompok tani makin sejahtera.

Rudy/ ADV

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *