Yogyakarta, KabarTerkiniNews.co.id – Ketua DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta, Nuryadi, S.Pd., memberikan apresiasi atas langkah Persatuan Wartawan Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (Persatuan Wartawan Indonesia/PWI DIY) bersama Dewan Pakar dan Dewan Penasehat yang telah menindaklanjuti penyusunan Naskah Akademik Grha Pers Pancasila.
Menurut Nuryadi, keberadaan naskah akademik tersebut merupakan langkah strategis dalam mewujudkan Yogyakarta sebagai pusat pengembangan Pers Pancasila di Indonesia. Dokumen akademik itu dinilai penting sebagai dasar konseptual bagi pembangunan Grha Pers Pancasila yang diharapkan menjadi pusat kegiatan, penguatan nilai, serta pengembangan profesionalisme pers yang berlandaskan Pancasila.
Apresiasi tersebut disampaikan Nuryadi saat menerima perwakilan Tim Penyusun Naskah Akademik Grha Pers Pancasila, di Ruang Ketua DPRD DIY, Kamis (5/3/2026), yakni Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., dan Prof. Dr. Sudjito, S.H., M.Si., bersama Ketua PWI DIY Drs. Hudono, S.H., serta sejumlah pengurus PWI DIY
Penyusunan naskah akademik ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DIY, Hamengku Buwono X, yang disampaikan saat pelantikan Pengurus PWI DIY masa bakti 2025–2030 bersama Dewan Penasehat, Dewan Pakar, dan Dewan Kehormatan pada Kamis (22/1). Dalam kesempatan tersebut, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta kalangan akademisi yang tergabung dalam Dewan Pakar dan Dewan Penasehat PWI DIY untuk menyusun naskah akademik mengenai urgensi pembangunan Grha Pers Pancasila.
Sebagai Ketua DPRD DIY, Nuryadi menegaskan dirinya telah lama menyatakan dukungan agar Yogyakarta menjadi pusat pengembangan Pers Pancasila. Karena itu, pembangunan Grha Pers Pancasila dinilai penting sebagai simbol sekaligus pusat aktivitas yang memperkuat peran pers dalam kehidupan demokrasi dan kebangsaan.
Ia juga menyampaikan bahwa dengan telah tersusunnya naskah akademik tersebut, PWI DIY diharapkan segera melakukan audiensi atau “sowan” ke Ngarsa Dalem untuk menyerahkan secara resmi Naskah Akademik Grha Pers Pancasila kepada Gubernur DIY.
Sementara itu, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., menyambut baik respons positif dari DPRD DIY terhadap inisiatif pembangunan Grha Pers Pancasila. Rektor Universitas Widya Mataram Yogyakarta tersebut menjelaskan bahwa tim perumus bergerak cepat setelah menerima arahan dari Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Menurutnya, proses penyusunan dilakukan melalui serangkaian rapat koordinasi, diskusi kelompok terarah (FGD), hingga tahap finalisasi. Dari rangkaian proses tersebut akhirnya tersusun naskah akademik mengenai urgensi pembangunan Grha Pers Pancasila di Yogyakarta.
“Kami berharap dalam waktu dekat dapat segera menghadap Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk menyerahkan naskah akademik ini,” ujarnya.
Penyusunan naskah akademik ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi realisasi pembangunan Grha Pers Pancasila di Yogyakarta, yang nantinya dapat berfungsi sebagai pusat pengembangan nilai-nilai Pers Pancasila, etika jurnalistik, serta peningkatan profesionalisme insan pers di Indonesia.
Nurul Abadi







