Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Puluhan warga Desa Srebegan, Kecamatan Ceper, Klaten mendatangi kantor desa. Warga dari berbagai lintas usia, tua, muda, besar, kecil bahkan emak – emak datang sekitar pukul 10.00 WIB. Warga menolak rencana pembangunan kantor Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lapangan setempat.
Dua spanduk besar di papan nama depan kantor desa bertuliskan “Menerima pembangunan KDMP tapi jangan di lapangan aset olahraga ” dan “Dengarkan Su ….Ara warga,”.
Warga yang emosi akhirnya memilih keluar dari aula kantor desa. Polisi dan TNI mencoba menenangkan beberapa warga yang marah – marah.
“Aspirasi warga intinya kalau mendirikan kantor koperasi merah putih jangan di lapangan. Ya karena lapangan itu masih digunakan untuk kegiatan olahraga,” ungkap perwakilan warga, Sumardi, Rabu (12/11) siang.
Menurut Sumardi, sebenarnya Pemdes masih punya lokasi lain di dekat MTs Dusun Santren. Namun tidak dipilih karena alasan butuh tanah urug yang banyak.
“Alasannya butuh urug yang banyak padahal dibuat seperti panggung kan bisa. Belum, belum disosialisasi, baru kali ini,” jelas Sumardi.
Warga kemudian beraudiensi dengan Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa dan BPD. Saat dialog warga kukuh menolak kantor KDMP dibangun di lapangan desa.
“Warga mendukung, bahkan sangat mendukung program pemerintah itu (KDMP), kami tidak menentang karena ini untuk mensejahterakan masyarakat. Tapi janganlah di lapangan,” kata Sumardi.
Menurut Camat Ceper, Supardiyono pembangunan gerai KDMP itu dasarnya Inpres Nomor 17 tahun 2025. Di Desa Srebegan sudah ada Musdes (musyawarah desa) dan muncul wacana lokasinya di lapangan.
“Musdes intinya menyepakati terkait pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih kemarin diwacanakan di lapangan. Tapi karena ada masyarakat yang menyampaikan aspirasi, maka patut didengarkan aspirasinya,” Tuturnya.
Menurut Supardiyono, pembangunan gerai KDMP memang harus di lahan bersertifikat milik desa. Syarat lain bukan di zona hijau pertanian dan letaknya strategis.
“Syarat bukan di zona hijau pertanian dan letaknya strategis, luasan bangunan 30×20 meter dan lahan parkir. Monggo yang penting nanti dirembug yang baik dan tidak saling ngotot,” Pungkasnya.
Prabowo Aji







