Sabu Raijua, KabarTerkiniNews.co.id – Gegara aksi penyitaan minuman tradisional yakni sopi dan moke Sabu, puluhan petani, pengarajin dan pedagang minuman tradisional menggelar aksi damai di gedung DPRD Sabu Raijua, dalam aksinya massa meminta anggota DPRD segara berdialog dengan Pemda Sarai agar segera dibuatkan P eraturan Daerah ( Perda) mengikuti Pegub Nomor 44 Tahun 2019 yang melindungi masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari produksi dan berjualan minuman tradisional ini.
Petrus Dedy, Juru bicara massa aksi menyampaikan beberapa hal seperti anggota DPRD dan Bupati segera bersurat kepada Presiden agar melegalkan, membuat label dan mengesahkan penjualan minuman tradisional tentunya sesuai peraturan yang berlaku karena pelaku usaha juga siap membayar usaha karena dengan berjualan miras tradisional ini mereka bisa hidup bahkan menyekolahkan anak- anak mereka hingga perguruan tinggi.
” Kami minta pemangku kepentingan baik DPRD dan Bupati bersurat ke Presiden Prabowo agar legalkan miras tradisional ini, kami siap bayar pajak, kami hidup dan anak- anak kami sekolah hingga sarjana dari hasil minuman tradisional ini,” ujar Petrus.
Menyikapi tuntutan massa aksi, Ketua DPRD Sabu Raijua, Rae Saputra Manu Lado bersama Wakil Ketua 2, Aninda Maharani Alboneh serta Ketua Komisi 3, Laurens Abiaktho Ratu Wewo mengatakan pihaknya saat ini belum bisa berjanji untuk melegalkan usaha minuman tradisional tersebut, namun mengingat terkait hajat hidup orang banyak DPRD akan segera berdialog dengan Pemda agar dapat dibuatkan Perda untuk melindungi pelaku usaha tersebut.
Tak hanya itu DPRD juga akan berkoordinasi dengan Gubernur dan Kapolda NTT agar tidak membatasi penjualan minuman tradisional dari Sabu ke luar pulau karena banyak kepala keluarga hidup dari minuman tradisional ini.
” Kami akan koordinasi dengan Pemkab Sabu, Gubernur dan Kapolda NTT, supaya jangan batasi produk miras tradisional ini, kasihan masyarakat kecil yang hidup dari produk ini, kami juga akan buka komunikasi dengan Pemprov NTT kalau bisa minuman tradisional kami bisa jadi bahan dasar Sopia yang sudah legal tentunya dengan ambang batas alkohol yang sudah ditentukan,” ujar Rae Edin, Jumat (14/11/2025).
Rudy/ ADV







