Magelang, KabarTerkiniNews.co.id – Polres Magelang Kota melaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Candi 2026 yang digelar di halaman Polres Magelang Kota. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam rangka meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah hukum Polres Magelang Kota. Apel gelar pasukan dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana pendukung operasi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (02/02/2026).
Apel gelar pasukan Ops Keselamatan Candi 2026 dipimpin langsung oleh Wakapolres Magelang Kota Kompol Budiyuwono Fajar Wisnugroho. Dalam pelaksanaannya, apel diikuti oleh pasukan gabungan dari unsur TNI, Subdenpom TNI, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP. Keterlibatan lintas instansi ini mencerminkan sinergitas dan soliditas dalam mendukung keberhasilan operasi. Seluruh peserta apel mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin dan kesiapan.
Dalam amanatnya, Kompol Budiyuwono Fajar menyampaikan bahwa Ops Keselamatan Candi 2026 akan dilaksanakan selama dua pekan. “Untuk Polres Magelang Kota, operasi ini dilaksanakan mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026 dengan melibatkan 87 personel yang bertugas langsung di lapangan,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa seluruh personel telah dipersiapkan secara maksimal untuk mendukung kelancaran operasi. Operasi ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjawab tantangan lalu lintas yang semakin kompleks.
Wakapolres menjelaskan bahwa permasalahan lalu lintas terus berkembang secara dinamis seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan pertumbuhan penduduk. Selain itu, perkembangan era digital turut membawa perubahan signifikan dalam sektor transportasi. Layanan angkutan publik kini semakin mudah diakses melalui aplikasi berbasis ponsel. Kondisi tersebut menuntut Polri, khususnya Satuan Lalu Lintas, untuk terus beradaptasi dan berinovasi.
Lebih lanjut disampaikan bahwa operasi ini mengedepankan pendekatan presisi, yaitu prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri. Polantas dituntut tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan. Dengan pendekatan tersebut, keselamatan berlalu lintas dapat terwujud secara berkelanjutan.
Fokus utama dalam operasi ini adalah kegiatan preventif dan preemtif. Upaya ini dilakukan melalui sosialisasi, imbauan, serta edukasi kepada masyarakat pengguna jalan. Meski demikian, Wakapolres menegaskan bahwa tindakan hukum tetap akan diberikan terhadap pelanggaran lalu lintas yang kasat mata dan membahayakan keselamatan. Langkah tersebut dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Operasi ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan dengan tingkat fatalitas tinggi. Selain itu, tingkat kemacetan dan pelanggaran lalu lintas juga menjadi sasaran untuk diminimalisir. Dengan terciptanya kondisi lalu lintas yang lebih tertib, masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan operasi ini.
Wakapolres Magelang Kota juga menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 merupakan bagian dari cipta kondisi menjelang sejumlah agenda penting. Operasi ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi menjelang perayaan Imlek, bulan suci Ramadan, hingga Hari Raya Idul Fitri. Dengan kondisi lalu lintas yang kondusif sejak dini, diharapkan mobilitas masyarakat dapat berjalan lancar. Upaya ini sekaligus mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Terkait sasaran operasi, Wakapolres menjelaskan bahwa penindakan difokuskan pada pelanggaran yang kasat mata. Sasaran tersebut antara lain pengendara yang tidak menggunakan sabuk pengaman, berboncengan lebih dari dua orang, melawan arus, serta pengendara yang tidak menggunakan helm. Selain itu, pengendara yang berada di bawah pengaruh minuman keras atau narkoba juga menjadi perhatian serius. Penindakan dilakukan demi keselamatan bersama di jalan raya.
Operasi Keselamatan Candi 2026 tidak hanya menyasar aspek manusia, tetapi juga aspek kendaraan dan kondisi jalan. Pemeriksaan kelayakan kendaraan dilakukan untuk memastikan keamanan pengendara. Selain itu, kondisi jalan raya turut menjadi perhatian melalui koordinasi dengan instansi terkait. Sinergi dengan Dinas Perhubungan dan stakeholder lainnya diharapkan mampu mendukung kelancaran operasi.
Dalam hal penegakan hukum, Wakapolres Magelang Kota menegaskan bahwa Polres Magelang Kota memiliki personel yang telah memiliki kompetensi dan sertifikasi khusus. Penegakan hukum dilakukan secara terukur dan sesuai prosedur. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap tindakan kepolisian berjalan profesional dan akuntabel. Dengan demikian, keadilan dan kepastian hukum tetap terjaga.
Melalui Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Magelang Kota mengharapkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat. Masyarakat diimbau untuk memulai budaya tertib berlalu lintas dari diri sendiri. Dengan kesadaran dan kepatuhan bersama, diharapkan tercipta lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar. Polres Magelang Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Nurl Abadi







