Pemerintah Serahkan Bantuan Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Magelang

Magelang, KabarTerkiniNews.co.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan dukungan logistik dan peralatan penanganan darurat bencana banjir dan longsor Pemerintah Kabupaten Magelang, pada Jumat (6/3) yang lalu.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus WIbowo bersama Anggota Komisi VIII DPR RI ke Bupati Magelang di Rumah Dinas Bupati Magelang.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Perangkat Daerah yaitu Asisten 1, Kepala Dinas Sosial, Kepalas Dinas PUPR, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala BPPKAD, Kepala Satpol PP, Plt Inspektur dan Camat Dukun. Bantuan yang diberikan berupa sembako 100 paket, alat pompa air 1 set, chainsaw sthil besar 5 unit, helm sar 60 unit, dan masker N95 60 box.

Agus Wibowo dalam arahannya menjelaskan beberapa mekanisme pendanaan yang dapat diakses daerah dalam mulai tahap pra, darurat, dan pasca bencana. Saat ini bantuan yang diberikan bersumber dari Dana Siap Pakai (DSP) yang harapannya dapat mendukung penanganan darurat yang dilakukan pada tahap awal.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI ⁠Wibowo Prasetyo, sambutan menyampaikan bahwa Magelang memiliki dinamika luar biasa dengan berbagai ancaman bencana yang sangat sering terjadi sehingga membutuhkan dukungan dari BNPB dalam penanganannya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji mengapresiasi kerja cepat yang telah dilakukan dengan bantuan yang telah diberikan. Saat ini kebutuhan mendesak yang dibutuhkan adalah perbaikan jembatan dan perbaikan saluran pipa air bersih yang diharapkan dapat selesai sebelum Idul Fitri 2026.

Adapun dampak kejadian bencana yang terjadi, mencakup korban jiwa meninggal dunia 3 orang,luka-luka 5 orang dan kerusakan infrastruktur (jembatan putus penghubung Muntilan-Mungkin, kerusakan jalan penghubung desa Sewukan-Paten), pondasi jembatan tergerus, dan putusnya jaringan air bersih masyarakat).

Menyikapi hal tersebut, Pemda Magelang menyampaikan kebutuhan mendesak yaitu pemulihan segera jembatan putus Sungai Tlingsing Desa Paten, Kec. Dukun, pemulihan segera jembatan Sungai Kepil Desa Paten penghubung Desa Sewukan-Paten, dan perbaikan jaringan pipa air bersih masyarakat terdampak pada 35 dusun di 7 desa.

Dalam mendukung penanganan darurat bencana, Bupati Magelang telah menetapkan status tanggap darurat bencana yang dilatar belakangi kejadian bencana hidrometeorologi berupa banjir lahar hujan, banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem pada Selasa, 3 Maret 2026 di wilayah Kabupaten Magelang, khususnya di Kecamatan Dukun, Sawangan, dan Mungkid.

Banjir lahar hujan terjadi di beberapa aliran sungai yang berhulu di Gunung Merapi, antara lain Sungai Pabelan, Sungai Senowo, Sungai Kepil, dan Sungai Tlingsing yang membawa material vulkanik, kayu, dan lumpur.

Menindaklanjuti hal tersebut, BPBD Kab. Magelang akan mengadakan rapat koordinasi untuk menyiapkan usulan penggunaan dana siap pakai untuk kegiatan perbaikan jembatan, perbaikan pondasi jalan, dan dukungan peralatan pipa air bersih ke Kepala BNPB.

KabarTerkiniNews.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *