Karanganyar, KabarTerkiniNews.co.id – Pemerintah Kabupaten Karanganyar memfasilitasi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PUD Aneka Usaha Kabupaten Karanganyar dan Perum Perhutani KPH Surakarta terkait pengelolaan kepariwisataan di kawasan Wana Wisata Puncak Lawu, Taman Saraswati, dan Pringgodani. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (17/3/2026).
Direktur Utama PUD Aneka Usaha Kabupaten Karanganyar, Samidi, S.T., M.AP., dalam laporannya menyampaikan bahwa kerja sama ini difokuskan pada optimalisasi potensi wisata alam Gunung Lawu guna meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah melalui sinergi antara BUMD dan BUMN.
Ia menjelaskan bahwa proses kerja sama telah melalui beberapa tahapan, dimulai dari penyampaian surat permohonan kerja sama oleh Bupati Karanganyar pada 19 Desember 2025, dilanjutkan dengan koordinasi lanjutan pada 4 Maret 2026, hingga pengiriman proposal resmi pada 6 Maret 2026. Selanjutnya, kedua belah pihak telah melaksanakan proses pembahasan dan negosiasi sebagai dasar penyusunan dokumen kerja sama.
Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan dan pengelolaan sejumlah objek wisata, antara lain jalur pendakian Puncak Lawu via Cemoro Kandang dan jalur lainnya, kawasan Taman Saraswati, serta kawasan Pringgodani. Adapun cakupan kerja sama meliputi pengembangan sarana dan prasarana, manajemen operasional pendakian, serta pelestarian lingkungan dengan luas area sekitar 7,9 hektare.
Kerja sama ini diharapkan dapat segera difinalisasi dalam bentuk dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang komprehensif, menjadi awal sinergi strategis antara BUMD dan BUMN, serta mendorong pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi perekonomian daerah.
Sementara itu, Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pengelolaan dan pengembangan potensi wisata melalui kolaborasi lintas sektor.
Bupati juga mencontohkan keberhasilan pengelolaan kawasan cagar budaya Pabrik Gula Tasikmadu melalui BUMD Aneka Usaha yang menunjukkan hasil positif, ditandai dengan meningkatnya antusiasme masyarakat sejak soft opening serta meningkatnya popularitas kawasan tersebut sebagai destinasi wisata.
Menurutnya, penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengembangan kawasan wisata sekaligus memastikan pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan.
Kedepan, Pemerintah Kabupaten Karanganyar memiliki visi untuk mengintegrasikan berbagai destinasi wisata agar mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan. Hal ini diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi lokal serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Her Warsito







