Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Seorang Petani warga Desa Sedayu, Kecamatan Tulung, Klaten, atas nama Ranto Sutrisno (50) diserang ribuan lebah hutan, saat beraktivitas disawah. Korban dilarikan lalu dirawat inap di RS PKU Muhammadiyah Jatinom.
Kepala Desa Sedayu Sri Kuatno mengatakan, serangan itu terjadi sekitar pukul 09.00- 10.00 WIB di tegalan. Kejadian tersebut korban sedang membersihkan rumput.
” Sedang membersihkan dan mencari rumput. Tiba – tiba diserang lebah, kalau orang sini menamakan tawon Gung, bukan tawon Vespa tapi ini lebah kecil,” Katanya.
Kondisinya, Terang Sri Kuatno, tubuh korban bengkak, bahkan korban sempat tidak sadar. Oleh warga lain, korban lalu dilarikan kerumah sakit.
“Tubuhnya bengkak dan hampir tidak sadarkan diri tadi. Dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Jatinom dirawat,” Tuturnya.
Sarang tawon ternyata, Lanjut Sri Kuatno, berada di utara lokasi korban saat beraktivitas di Sawah. Semula Korban sempat melarikan diri namun koloni Lebah tetap mengejar hingga disengat.
“Sarang di Utara jurang, sedang tegalan di selatan jurang. Saat diserang larinya sekitar 500 meter masih dikejar,” Imbuhnya.
Pusdalops BPBD Klaten Indiarto menjelaskan, jenis Lebah hutan apis dorsata merupakan lebah koloni, yang menyerang dan menyengat lalu mati lebah tersebut.
“Jika menyerang sampai jauh dan setelah menyengat lebah itu mati. Lebah hutan atau apis dorsata,” Jelasnya.
Serangan lebah hutan, Lanjut Indit, pernah terjadi di Desa Jiwan dan Gemampir, Kecamatan Karangnongko. Kejadian tersebut mengakibatkan tujuh orang warga setempat dirawat di RS.
“Serangan lebah hutan jarang terjadi. Pernah terjadi di Desa Jiwan dan Gemampir, Kecamatan Karangongko yang menyebabkan tujuh warga sampai dilarikan ke RS,” Pungkasnya.
Prabowo Aji







