Pekalongan, KabarTerkiniNews.co.id – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., meninjau langsung proses perbaikan ruas jalan Kertoharjo–Karangdadap pada Sabtu (14/03/2026) siang. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan perbaikan jalan berjalan sesuai rencana serta dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sukirman menyampaikan apresiasi kepada tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU TARU) Kabupaten Pekalongan yang telah bekerja keras memperbaiki sejumlah ruas jalan rusak.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada tim dari Dinas PU Taru Kabupaten Pekalongan yang sudah bekerja siang dan malam. Laporannya kepada kami bahkan sampai pukul 8 malam dan terus kita lakukan kontrol,” ujarnya saat meninjau lokasi.
Ia menjelaskan, selain ruas jalan Kertoharjo–Karangdadap, perbaikan juga tengah berlangsung di sejumlah wilayah lain seperti Sragi dan Kandangserang. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan langsung guna memastikan proses pekerjaan berjalan optimal.
Menurutnya, beberapa laporan perbaikan sebelumnya telah diterima dalam bentuk dokumentasi foto. Namun, ia memilih meninjau langsung di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya serta progres pekerjaan yang sedang berjalan.
“Memang perlu kerja keras, tetapi dengan keterampilan para petugas di lapangan insya Allah semua bisa teratasi,” katanya.
Sukirman juga menyoroti kondisi jalan di depan salah satu pabrik yang masih berupa timbunan tanah. Ia berharap pihak-pihak terkait, termasuk pemilik usaha di sekitar lokasi, dapat ikut berperan dalam mendukung perbaikan infrastruktur tersebut.
“Kami mendorong stakeholder seperti pemilik pabrik atau pelaku usaha di sekitar untuk ikut terlibat membantu,” tambahnya.
Terkait target penyelesaian, Sukirman mengatakan perbaikan jalan poros milik kabupaten ditargetkan rampung sebelum Hari Raya Idulfitri, sesuai arahan dari Gubernur Jawa Tengah.
“Instruksi dari Pak Gubernur, H-3 Lebaran jalan-jalan poros milik kabupaten harus sudah tuntas. Insya Allah akan terus kita upayakan. Untuk jalan provinsi juga sudah mulai berjalan dan kita terus berkomunikasi,” pungkasnya.
Seperti yang pernah disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Marga Kabupaten Pekalongan Al-Faruq saat ditemui di ruang kerjanya pada pekan kemarin. Pihak meminta doa dan dukungan masyarakat agar proses perbaikan jalan di wilayah Kabupaten Pekalongan dapat berjalan dengan baik, khususnya menjelang arus mudik Lebaran tahun ini.
Mengingat pada tahun ini tingkat kerusakan jalan di wilayah Kabupaten Pekalongan tergolong cukup berat. Berdasarkan data yang ada di Bidang Bina Marga DPU TARU Kabupaten Pekalongan, sekitar 30 persen jalan beraspal mengalami kerusakan sehingga membutuhkan penanganan yang cepat.
“Kami mohon doa dari masyarakat agar perbaikan jalan ini bisa kami laksanakan sebaik mungkin. Tahun ini memang kerusakan jalan cukup berat, hampir 30 persen aspal mengalami kerusakan sehingga perlu penanganan yang super cepat untuk mengejar arus mudik,” ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya akan memaksimalkan perbaikan dengan pengaspalan di sejumlah titik. Namun apabila kondisi tidak memungkinkan untuk dilakukan pengaspalan secara menyeluruh dalam waktu singkat, maka akan dilakukan penanganan sementara.
“Jika nantinya tidak cukup waktu untuk diaspal semua, maka akan kami uruk dan ratakan menggunakan material LPA atau beskos. Walaupun jalannya mungkin belum sepenuhnya nyaman, tetapi yang terpenting tetap aman dilalui masyarakat,” jelasnya.
Menurut Al-Faruq, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan pengguna jalan selama periode mudik. Setelah Lebaran, perbaikan jalan akan kembali dilanjutkan secara bertahap hingga kondisi jalan dapat kembali optimal.
“Kami akan lanjutkan lagi perbaikan jalan secara menyeluruh setelah Lebaran,” pungkasnya.
LPA merupakan akronim dari Lapis Pondasi Agregat Kelas A dimana lapisan konstruksi jalan yang berada langsung di bawah lapisan aspal (permukaan) dan di atas LPB (Lapis Pondasi Bawah). Terbuat dari campuran batu pecah dan abu batu berkualitas tinggi, LPA berfungsi sebagai pondasi kuat, stabil, serta penyebar beban lalu lintas untuk menahan beban roda.
Kermit







