Seorang Ayah Tega Cabuli Anak Tiri, Sering Konsumsi Miras dan Pil Sapi

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Unit PPA Sat Reskrim Polres Klaten, berhasil meringkus S (31) warga Kecamatan Manisrenggo, Klaten, karena mencabuli anak tirinya yang masih SD.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Taufik Frida Mustofa, saat Konferensi Pers Selasa (23/12) siang, mengungkapkan, perbuatan tersangka terungkap Minggu (07/12) saat ibunya bertanya kenapa korban takut dengan ayahnya. Ternyata mengaku telah diperlakukan tidak senonoh oleh ayah tirinya.

Bacaan Lainnya

“Korban mengaku diberlakukan tidak senonoh dan disetubuhi. Kemudian ibu korban melapor ke kami dan kami lakukan penyelidikan, kami ungkap dan pelaku kami amankan dan dilakukan penahanan,” Tuturnya.

Pelaku, Kata Taufik, melakukan aksi bejatnya karena terpengaruh minum keras dan pil koplo. Ia menerangkan bahwa saat dilakukan aksi bejat, sang ibu sedang tidak berada dirumahnya.

“Motif dan modus tersangka ini bernafsu setelah minum minuman keras dan pil sapi. Yang bersangkutan selalu melakukan aksinya setelah minum miras dan pil sapi,” Katanya.

Lebih lanjut Taufik Mengatakan, aksi bejat pelaku pada korban dilakukan sebanyak 10 kali, sejak anak tirinya duduk dibangku kelas 3 Sekolah Dasar. Pelaku membujuk korban dan sempat memberikan uang agar tidak bercerita pada siapapun.

” Perbuatan persetubuhan itu dilakukan lebih dari 10 kali. Perbuatan pertama saat korban duduk di kelas 3 SD saat ibunya lelap tidur dan pelaku membujuk korban,” lanjut Taufik.

Barang bukti yang diamankan, Terang Taufik, pakaian dalam milik korban dan pakaian dalam pelaku. Pelaku terancam pasal 81 ayat 1 Jo 76 UU 35 tahun 2014 UU perlindungan anak.

” Perbuatan pelaku berawal sejak akhir 2024 dan dilakukan terakhir akhir November 2025, Pelaku dijerat dengan pasal perlindungan anak dengan ancaman hukumannya 7 tahun penjara.” papar Taufik.

Dalam pers rilis, Pelaku S mengakui perbuatannya, dan menyesal atas perbuatannya, setiap satu Minggu pelaku nekat melakukan perbuatan sebanyak 2 sampai 3 kali

“Ya kadang satu kali atau sebulan dua kali, ya saya rayu – rayu. Ya menyesal pak,” Tuturnya.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *