Seorang Kakek Tenggelam di Embung Krikilan Klaten, Cuci Tikar Usai Acara Lebaran

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Seorang Kakek berinisial M (70) warga Dusun Kayuapak, Desa Krikilan, Kecamatan Bayat, Klaten dilaporkan hilang. Kakek tersebut dilaporkan tenggelam di embung desa setempat.

“Saya mendapat laporan sekitar pukul 12.00 WIB tadi. Itu warga saya sendiri,” ungkap Kades Krikilan, Eka Sri Purwanta Rabu (25/03)

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Eka, setelah mendapatkan laporan dirinya mengecek ke lokasi. Dari keterangan warga, yang bersangkutan awalnya mencuci tikar.

“Awalnya yang bersangkutan itu mencuci tikar. Setelah selesai mencuci, tikar dijemur di tepi,” Jelasnya.

Diduga tertiup angin, lanjut Eka, selembar tikar terjatuh ke air dan semakin ke tengah. Tikar dikejar tetapi yang bersangkutan tenggelam.

“Hendak mengambil tikar tetapi tenggelam. Sempat ada warga yang melihat dan mencoba menolong tapi tidak kuat,” Ujarnya.

Wakil Komandan Operasi Sar Klaten, Arfan Khairun, menjelaskan, dalam proses pencarian korban, Tim Sar Mengerahkan 2 Anggota Selam, untuk mencari korban. Proses pencarian dilakukan, setelah 20 menit korban ditemukan.

” Kami menerjukan 2 Orang Anggota Sar untuk melakukan penyelaman mencari keberadaan korban, Proses evakuasi berjalan selama 20 menit, ” Jelasnya.

Arfan Mengungkapkan, korban ditemukan di dasar air dengan kedalaman 5 Meter, di jarak 15 meter dari tepi embung.

” Korban ditemukan di kedalaman 5 meter, dengan jarak sekitar 15 meter dari tepi Embung, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, ” Tuturnya.

Kapolsek Bayat AKP Heri Wibawa mengonfirmasi ada kejadian tersebut. Dia menjelaskan lokasi kejadian di embung Desa Krikilan.

” Lokasinya di embung. Penyebabnya diduga Korban tidak bisa berenang, ” Tuturnya.

Kapolsek menerangkan, bahwa dari hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Bayat, tidak ada unsur kekerasan akibat meninggalnya korban. Keluarga korban menerima selanjutnya dimakamkan.

” Setelah ditemukan, korban dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, tidak ada tanda penganiayaan pada tubuh korban, selanjutnya keluarga korban telah menerima, dan segera untuk dimakamkan, ” Pungkasnya.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *