Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Seorang Nenek inisial S (60) warga Dusun Ngembel, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Klaten, Senin (05/01) siang. Jalannya evakuasi berlangsung dramatis lantaran lokasi sumur rawan longsor.
Komandan SAR Klaten, Irwan Santoso, saat dikonfirmasi Senin (05/01) usai evakuasi mengatakan, kondisi korban meninggal dunia didalam sumur, karena tertimbun material longsor.
“Kondisi korban kepala di bawah tertimpa batu longsoran. Evakuasi harus memindahkan material yang menimbun,” Kata Irwan.
Irwan menerangkan, jalannya evakuasi berlangsung dramatis, lantaran tanah yang cenderung labil, membuat rawan longsor. Evakuasi berlangsung aman dan lancar.
” Tanah sekitar sumur labil banyak runtuhan. Tapi alhamdulilah kita evakuasi sekitar 2,5 jam, korban ditemukan,” Jelas Irwan.
Di ungkapkan Irwan, saat proses evakuasi Tim sar menggunakan teknik Doubel Block and tackle, sehingga petugas turun ke dalam sumur untuk menjangkau korban dengan kedalaman 19 meter.
” Bibir sumur menggantung, kondisinya rawan, karena tanahnya longsor sehingga kita pastikan aman dulu. Kedalaman sekitar 19 meter dengan diameter sekitar satu meter. ” Ungkapnya
Pamapta 2 Polres Klaten, Ipda Indra Yulyantoro, menerangkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara, dan keterangan saksi, korban terjatuh kedalam sumur saat beraktivitas disekitar sumur.
” Kejadian temuan sekitar pukul 10.30, dari Keterangan saksi melihat memetik jeruk nipis. Kemungkinan terperosok tanah longsor masuk ke sumur,” Terangnya.
Indra menambahkan, posisi korban berada direruntuhan material longsor, saat kejadian, material longsor menimpa bagian kepala korban.
“Posisi tubuh korban kepala di bawah tertimbun material longsor,” Imbuhnya.
Setelah dievakuasi oleh Tim sar gabungan, ujar Indra, korban lalu dibawa dilakukan pemeriksaan oleh tim Inafis Polres Klaten, dan tim medis Puskesmas Kecamatan Kalikotes, tidak ada tanda penganiayaan pada korban. Selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
” Tidak ada tanda penganiayaan pada tubuh korban, luka dibagian kepala dan punggung, setelah dievakuasi korban lalu diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan, ” Pungkasnya.
Prabowo Aji







