Sumber Foto : (x.com/@satyaXBT
Jakarta, KabarTerkiniNews.co.id Bencana yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam sepekan terakhir bukan sekadar rangkaian banjir bandang dan tanah longsor. Ia telah menjelma menjadi krisis kemanusiaan yang menguji empati bangsa dan ketegasan negara.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra menghentak dengan jumlah korban tewas dan hilang pir menembus hampir 800 jiwa. Wilayah yang terdampak parah begitu masif, meliputi tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, yang mencakup setengah Pulau Sumatra.
Yang turut membuat kita terperangah, kayu-kayu gelondongan dalam jumlah besar ikut menjadi bagian dari sapuan air bah yang mematikan. Kementerian Kehutanan buru-buru mengungkapkan bahwa kayu-kayu tersebut merupakan pohon yang lapuk atau tumbang alami. Pun, disebut sumbernya bisa berasal dari aktivitas legal maupun ilegal.








