Sopir Truk Warga Genuk Semarang ditemukan Tewas, Terkunci didalam Kabin Truk

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Sopir truk barang, K (45) warga Kecamatan Genuk, Semarang ditemukan tewas di dalam kabin truknya. Pintu kemudi truk yang terparkir di Jalan Lingkar, Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Klaten kondisinya terkunci dari dalam.

Pamapta 3 Polres Klaten Ipda Moch Irfan saat dihubungi Jumat (09/01) pagi, membenarkan polisi mendatangi lokasi kejadian membenarkan ada laporan tersebut. Korban warga Karangroto, Kecamatan Genuk, Kabupaten Semarang.

Bacaan Lainnya

” Kejadian temuan jam 16.00, Kamis (08/01) sore, Korban warga Karangroto Kecamatan Genuk, Kabupaten Semarang. Diketahui oleh dua rekannya yang mengecek truk karena tidak bergerak 3 jam,” katanya.

Saat dicek, sebut Irfan, jendela mobil kiri dan kanan terbuka sedikit. Kemudian saksi memanggil korban namun tidak ada respon, lalu memberitahukan kejadian tersebut ke pos polisi lalu lintas terminal Karang, Delanggu.

“Memberitahukan kejadian tersebut ke pos polisi lalu lintas Karang. Setelah itu personel Sat Lantas ke TKP dan berusaha membuka kunci pintu mobil yang dikunci dari dalam melalui celah kaca yang terbuka,” terangnya.

Dijelaskan Irfan, awalnya sekitar pukul 15.30 WIB, dua rekan korban atau saksi diperintahkan PT untuk mengecek ke lokasi GPS truk nomor polisi H 9870 GA yang berhenti lebih 3 jam. Mobil berhenti di jalur lingkar barat Delanggu.

” Mobil terparkir di jalur lingkar barat Delanggu, Dusun Sukorame, Desa Karang, Delanggu dengan kondisi mesin mobil tidak nyala dan pintu mobil terkunci dari dalam,” jelas Irfan.

Saat pintu terbuka, sambung Irfan, kondisi korban terbujur kaku di jok sebelah kiri lalu dikoordinasikan ke piket Polsek Delanggu. Kapolsek Delanggu beserta Kanit Reskrim dan anggota piket mendatangi TKP serta menghubungi Puskesmas.

“Petugas piket menghubungi dokter Puskesmas Delanggu guna pemeriksaan. Setelah diperiksa tidak ditemukan tanda penganiayaan atau kekerasan, diperkirakan korban meninggal lebih dari 4 jam karena tubuh korban sudah kaku,” Tuturnya

Jenazah, ungkap Irfan, dibawa ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten dan sudah dikoordinasikan dengan keluarga. Keluarga menerima dan tidak meminta dilakukan autopsi.

“Tidak meminta untuk dilakukan otopsi. Dimungkinkan korban meninggal karena kecapekan karena menurut keluarga korban tidak mempunyai riwayat sakit,” pungkas Irfan.

Prabowo Aji.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *