Talud Jalan di Desa Jotangan Bayat Longsor, Timpa Rumah dan Ganggu Akses Jalan Antar Kecamatan

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Hujan deras dengan intensitas yang cukul tinggi, membuat talud jalan di Dukuh Pulorejo, Desa Jotangan, Kecamatan Bayat, Klaten longsor.

Pemilik rumah, Purwadi saat ditemui Rabu (10/12) pagi menjelaskan, saat kejadian dirinya bersama keluarga sedang berada dirumah, kondisi saat itu hujan cukup deras.

Bacaan Lainnya

” Ya saya sama keluarga didalam rumah, kejadian pada hari Sabtu (05/12) sore, pertama terdengar suara gemuruh, ternyata talud jalan longsor, ” Katanya

Dilanjut Purwadi, dirinya bersama keluarganya sempat panik, karena sempat terdengar suara gemuruh, padahal kondisi cuaca saat itu hujan sangat deras.

” Kejadian longsor itu menimpa rumah saya bagian dapur, sempat panik, takut terjadi longsor susulan, karena tanah uruknya itu banyak yang turun terbawa air, ” Imbuhnya.

Longsoran tanah dan material batu, Terang Purwadi, saat kondisi hujan air berserta tanah turun hingga masuk kehalaman rumah miliknya.

” Talud sepanjang 21 meter, tinggi 3 meter, lebar longsoran 3 meter, kalau hujan deras lagi ya tanahnya turun semakin banyak, ” Tuturnya.

Sementara itu, Mamad Rochmadi, Ketua RT 03 RW 04 Dukuh Pulo Rejo, Desa Jotangan, Kecamatan Bayat, saat dikonfirmasi mengatakan, sudah ada tindak lanjut dari Pemerintah, nantinya akan diberikan bronjong kawat, sebagai sarana agar tidak terjadi longsor susulan.

” Ini sementara dilakukan kerja bakti dulu, kemarin sudah dicek sama BPBD Klaten, katanya mau diberi bronjong kawat, ” Kata Mamad.

Saat ini, Ungkap Mamad, dilakukan pembersihan oleh warga bersama relawan, agar segera dipasang bronjong kawat penahan longsor susulan.

” Untuk sementara tindak lanjutnya seperti itu, dari Pemerintah Kecamatan juga sudah mengecek kemarin, untuk sementara dilakukan pembersihan dulu.” Ungkapnya.

Selain rumah yang terdampak, Mamad menerangkan, jalan penghubung untuk desa dan kecamatan terganggu. Jalan tersebut dapat dilintasi warga dari Kecamatan Bayat, menuju Kecamatan Kalikotes.

” Talud jalan ini, juga mengganggu akses jalan penghubung antar Jotangan menuju wisata Rowo Jombor,” Pungkasnya.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *