Tetap Konsisten Pada Pusat Kegiatan Budaya Batak

Jakarta, KabarTerkiniNews.co.id – Beragam cara masyarakat Indonesia untuk merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia yang ke 80. Salah satunya yang dilakukan oleh Dewan Pengurus Nasional Batak Center, pada hari Senin (18/8).

Bertempat di Ball Room NT Tower, Jakarta, Selain syukuran HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80, acara yang bertajuk Merajut Keragaman Budaya Nusantara menuju Indonesia Emas 2045 juga turut merayakan HUT ke 7 tahun berdirinya Batak Center.

Baca Juga

Berbagai penampilan seni dan budaya turut mewarnai acara tersebut, salah satunya adalah tarian-tarian khas Batak dari 6 puak yang ada yaitu Batak Toba, Mandailing, Karo, Simalungun, Angkola, Pakpak

Menariknya, syukuran HUT 7 Batak Center turut menghadirkan 12 Yang Mulia Raja dan Sultan Kraton Nusantara yang terhimpun dalam Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN).

Pada kesempatan tersebut Batak Center dan FSKN sepakat untuk mengikatkan diri, dalam sebuah kerjasama strategis, menjalin kemitraan promosi nilai nilai luhur kebudayaan Batak dan Nusantara agar tetap dikenal dan dihargai oleh masyarakat luas.

Pada peringatan yang ke 7 tahun, Batak Center mendeklarasikan tekad atau manifesto untuk memperkuat jati diri budaya Batak dalam bingkai kebangsaan, membangun karakter bangsa Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan global menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Batak Center Ir Sintong. M. Tampubolon mengatakan Di usia ke 80 bangsa Indonesia diingatkan kembali bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghormati dan menghidupi kebudayaannya. “kebudayaan bukan hanya warisan, tetapi karakter dan fondasi masa depan,” jelas Sintong.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon mengatakan keragaman budaya di Indonesia adalah hal yang sifatnya luar biasa. “Dari 6 puak yang ada dalam suku Batak banyak sekali keragaman budaya dan sangat indah seperti tari-tariannya,” katanya.

Ditambah kan Fadli Zon Kementrian Kebudayaan Republik Indonesia mencatat ada 2213 warisan budaya Indonesia tak benda. Sementara unsur warisan budaya yang telah diterima UNESCO dan tercatat adalah sebanyak 16 budaya Indonesia.

Sebagai bentuk rasa apresiasi, para Dewan Pengurus Nasional (DPN) Batak Center memberikan selendang kain khas Batak ulos kepada Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon.

Disamping itu, Batak Center juga memberikan penghargaan kepada sembilan anak anak dari Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama yang mampu berbahasa Batak.

Kemudian tiga belas pegiat perorangan, pelaku tradisi dan pelestarian bahasa dan aksara. Serta lima dari lembaga keagamaan dan keumatan.

Seperti diketahui Batak Center didirikan pada tanggal 18 Agustus 2018 oleh 136 tokoh lintas puak puak Batak (6 puak), lintas profesi dan pendidikan.

Batak Center tetap konsisten untuk menjadi pusat gerakan kebudayaan dan pemberdayaan masyarakat Batak di era globalisasi modern saat ini.

Daniel Siahaan

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *