TMMD Sengkuyung Tahap I 2026 digelar didesa Pandes, Ini Targetnya

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 Wilayah Kodim 0723/Klaten secara resmi digelar di Lapangan Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Selasa (10/02).

Dalam amanatnya, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran TNI atas konsistensi pengabdian kepada masyarakat melalui program TMMD.

Bacaan Lainnya

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Klaten, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada jajaran TNI yang kembali menunjukkan komitmen dan pengabdian nyata kepada masyarakat Kabupaten Klaten melalui pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I,” Katanya

Bupati menjelaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi dan kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam rangka mempercepat pembangunan wilayah pedesaan serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

“Melalui kegiatan TMMD, telah terbukti mampu menjangkau daerah-daerah terpencil dan mempercepat pembangunan infrastruktur desa yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Bupati Klaten menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I di Desa Pandes merupakan bentuk perhatian bersama terhadap kebutuhan riil masyarakat desa.

“Desa Pandes memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya manusia, pertanian, maupun sosial kemasyarakatan,” Tuturnya.

” Melalui TMMD ini diharapkan terwujud peningkatan kualitas infrastruktur desa serta peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kegiatan non fisik berupa penyuluhan, sosialisasi, pembinaan dan penguatan kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai benteng pertahanan negara yang paling kokoh,” Ungkap Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya rasa memiliki, kepedulian serta partisipasi aktif masyarakat.

“Saya mengajak seluruh warga Desa Pandes untuk berperan aktif dalam setiap kegiatan TMMD, menjaga dan merawat hasil pembangunan, serta menjadikan TMMD sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan,” imbuhnya.

Bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran TNI yang bertugas.

“Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat pertahanan, tetapi juga sebagai sahabat, mitra dan penggerak pembangunan,” pungkasnya.

Usai upacara, saat ditemui awak media, Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Pandes menyasar program fisik dan nonfisik.

“Program fisik meliputi betonisasi jalan pertanian sepanjang 604 meter, pembangunan talud sepanjang 176 meter, serta jambanisasi sebanyak lima unit. Sedangkan program non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan penyuluhan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil,” Kata Dandim.

Dandim menambahkan bahwa seluruh kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan TNI, Polri, tenaga teknis, aparat desa, serta masyarakat Desa Pandes secara sengkuyung dan gotong royong.

“Dengan kebersamaan tersebut, diharapkan tercipta kemanunggalan TNI dengan rakyat yang semakin kuat,” tegas Letkol Inf Slamet Hardianto.

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *