Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Warga Kampung Banyon, Kalurahan Gayamprit, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Selasa (18/11) malam digegerakan dengan kemunculan ular piton (sanca kembang) dikandang ternak ayam, rumah warga.
Pemilik rumah sekaligus pemilik ternak ayam, Gandi mengaku Kejadian tersebut diketahui, sekitar pukul 22.39 WIB saat istri saya mendengarkan bunyi ternak ayam terus berkokok.
” Tadi kejadian, saat itu istri saya mendengar ayam yang terus berkokok, lalu dicek ternyata ayam ternak saya dimakan ular piton besar,” Katanya.
Dilanjut Gandi, Kali pertama ular tersebut ditemukan melilit di Atap bambu atas kandang ternak, dengan posisi badan ular sudah besar. Selanjutnya pemilik rumah memanggil warga dan ketua RT, untuk dibantu laporan kepada Petugas Damkar Klaten.
” Istri saya panik lalu berteriak, memanggil warga dan pak RT, untuk dipanggilkan petugas Damkar dibantu evakuasi,” Tuturnya.
Diketahui Jelas Gandi, Ular tersebut sering memangsa ternak unggas, selain ayam di kandang tersebut ada hewan ternak ayam dan entok. Ia mengaku bahwa hewan ternak miliknya sering hilang.
” Satu kandang itu ada banyak, yang hilang dimakan ular itu ayam dan mentok, saya hitung itu ya ada kalau 10 ekor lebih yang hilang,” Jelasnya.
Ketua RW Kampung Banyon, Sidik mengungkapkan, lokasi rumah pemilik ternak unggas berada di sebelah sungai yang cukup besar.
” Rumah Dan kandang ternak ayam, bebek, mentok, sering hilang, karena berada ditepi sungai yang sering disebut kali kedung,” Ungkapnya.
Diterangkan Sidik, keberadaan ular piton, sempat diketahui warga, dialiran sungai tengah perkampungan, namun belum diketahui secara pasti apakah ular tersebut sama.
” Dulu ada ular itu sama yang diatas, tapi itu apa bukan belum diketahui, ” Tuturnya.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol-PP Kabupaten Klaten, Tri Hatmoko, saat dikonfirmasi dilokasi kejadian, Selasa (18/11) malam, membenarkan adanya laporan Pukul 22.44 WIB, temuan ular piton yang berada dikandang ternak warga.
” Laporan masuk ular piton yang berada dikandang ternak ayam warga Kampung Banyon, Desa Gayamprit, kami tindak lanjuti dengan menerjunkan 5 personil,” Kata Tri Hatmoko.
Diterangkan Tri Hatmoko, Ular Piton atau sanca kembang ini, sering berada di Sungai, sementara untuk lokasi temuan, bersebelahan dengan sungai. Kondisi ular usai memakan ternak, sehingga ular tidak terlalu agresif.
” Ular panjang kurang lebih 4-5 meter, dengan besaran sekitar paha orang dewasa, saat kami evakuasi tidak agresif karena usai memangsa ayam,” Terangnya.
Selanjutnya, Lanjut Tri Hatmoko, ular tersebut akan dikarantina di Kantor Damkar, setelah tidak agresif, Petugas Damkar bersama Tim Exalos Surakarta akan merilis ular Piton yang jauh dari pemukiman penduduk.
” Saat ini ular kami amankan untuk dikarantina, selanjutnya akan kami lepas liarkan ke habitat asalnya agar tidak kembali mengganggu warga,” Pungkasnya.
Prabowo Aji







