Unik! Jemaat Gereja di Boyolali Arak Gunungan 2.026 Telur Paskah untuk Warga

Boyolali, KabarTerkiniNews.co.id  – Ada pemandangan menarik dalam perayaan Paskah di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu pagi (5/4/2026). Bukannya dirayakan di dalam ruangan, jemaat Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Immanuel Boyolali justru turun ke jalan untuk membagikan ribuan butir telur rebus kepada masyarakat.

Uniknya, ribuan telur tersebut tidak sekadar dibagikan dalam kantong, melainkan disusun rapi membentuk sebuah gunungan yang diarak menggunakan mobil pikap keliling pusat kota hingga masuk ke perkampungan.
Simbol Rasa Syukur dan Angka Tahun

Bacaan Lainnya

Sebanyak 2.026 butir telur rebus disiapkan oleh pihak gereja. Jumlah ini sengaja dipilih untuk merepresentasikan tahun perayaan Paskah kali ini. Para kaum muda gereja tampak antusias membagikan telur-telur tersebut kepada pengguna jalan dan warga sekitar.

Aksi ini sontak menyita perhatian. Banyak warga yang sedang melintas langsung mendekat ke arah mobil pikap untuk mendapatkan telur Paskah tersebut. Tidak hanya di jalan raya, rombongan juga menyisir gang-gang sempit di daerah pemukiman warga.

Antusiasme Warga : “Simbol Keharmonisan”

Salah satu warga, Nada, mengaku senang mendapatkan telur Paskah yang dibagikan secara gratis tersebut.
“Senang sekali dapat telur Paskah dari GSJA Immanuel. Rencananya mau buat lauk makan siang nanti. Selamat Paskah buat teman-teman yang merayakan,” ujarnya.

Senada dengan Nada, Wiwik, warga lainnya, menyampaikan apresiasinya atas aksi sosial ini. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus ditingkatkan karena membawa kebahagiaan bagi masyarakat luas tanpa memandang perbedaan.
Pesan Toleransi dari Balik Gunungan Telur

Pendeta GSJA Immanuel Boyolali, Krishandrika Immanuel Raharjo, menjelaskan bahwa telur memiliki filosofi mendalam dalam iman Kristiani, yakni melambangkan kebangkitan Yesus Kristus. Sementara bentuk gunungan diadopsi sebagai wujud syukur atas keberkahan yang melimpah.

“Hari ini kami berbagi 2.026 butir telur sesuai tahun ini. Melalui gunungan telur ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk berdoa bersama demi kedamaian negara Indonesia. Kami berharap ini bisa menjadi berkat bagi seluruh warga,” terang Krishandrika.

Selain sebagai perayaan keagamaan, aksi ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta memperkuat nilai toleransi dan solidaritas antar-umat beragama di wilayah Boyolali.

Taufik Irvani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *