Warga Desa Kaliombo Resah, Talud Longsor Ancam Rumah dan Keselamatan Warga

Pekalongan, KabarTerkiniNews.co.id — Kekhawatiran mendalam dirasakan warga Desa Kaliombo, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, menyusul kondisi talud yang terus melemah dan mengancam permukiman. Pada Selasa (18/11/2025), seorang warga lansia, Nenek Carumi, kembali mengadukan kondisi rumahnya yang berada di bibir tebing dan terancam longsor jika hujan turun.

Carumi mengaku sudah beberapa hari tidak bisa tidur setiap kali hujan turun pada malam hari. Selain takut rumahnya ambruk, ia juga dihantui keresahan karena air hujan yang melimpas dari arah tebing kerap mengalir ke rumah tetangga.

Bacaan Lainnya

“Tetangga sudah mendesak saya karena air dari rumah saya masuk ke rumah mereka kalau hujan. Saya juga bingung harus bagaimana,” keluhnya.

Di sisi lain, rumah yang berada di samping kediaman Carumi kini mengalami keretakan semakin parah dan dikhawatirkan ikut longsor jika tidak segera ditangani. Kondisi ini membuat warga sekitar semakin cemas, karena beberapa rumah di wilayah tersebut berada dalam posisi “menggantung” akibat erosi tanah.

Carumi bahkan sudah bertanya kepada perangkat desa mengenai kepastian bantuan untuk pembangunan talud. Ia mengaku pasrah jika akhirnya tidak mendapat bantuan. “Kalau memang tidak jadi dapat bantuan, saya sampai kepikiran mau jual kebun satu-satunya peninggalan keluarga untuk bangun talud. Saya sudah nggak tahu harus bagaimana, Pak,” ucapnya dengan nada sedih.

Warga menyayangkan lambatnya respons terhadap kondisi darurat tersebut, mengingat permohonan bantuan sudah diajukan berulang kali. Mereka khawatir perhatian baru akan datang setelah ada korban.

“Rumah-rumah di sini banyak yang sudah menggantung, tapi masih belum diperhatikan. Jangan sampai nunggu ada yang tertimbun longsor dulu baru ditangani,” kata seorang warga.

Masyarakat berharap pemerintah desa, kecamatan, maupun instansi terkait segera melakukan pengecekan dan penanganan darurat sebelum terjadi musibah yang lebih besar.

Kermit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *