Sleman, KabarTerkiniNews.co.id – Puluhan juta dana donasi dari warga lereng Gunung Merapi, tepatnya warga Kalurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman. Ini menunjukkan solidaritas kemanusiaan. Total dana yang berhasil dihimpun sebanyak Rp 49.038.000 untuk membantu korban banjir bandang di Aceh Tamiang.
Donasi yang dihimpun selama dua pekan dari 1.250 kepala keluarga tersebut akan disalurkan ke Desa Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, melalui Rumah Zakat DIY sebagai lembaga penyalur bantuan. Penggalangan donasi dilakukan secara gotong royong melalui delapan padukuhan yang ada di Kalurahan Kepuharjo.
“Kami selaku Pemerintah Kalurahan mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Kalurahan Kepuharjo yang telah memberikan donasinya. Semoga donasi ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana dan membantu mereka bangkit kembali,” ujar Kasi Pelayanan Kalurahan Kepuharjo Wiyana Suhadi usai penyerahan donasi secara simbolis di Objek Wisata Bunker Kaliadem, Selasa (30/12). Turut mendampingi Babinkamtibmas Joko Santoso dan Dukuh Kaliadem, Saryono. Donasi diterima oleh Representative Manager Rumah Zakat DIY, Warnitis, didampingi Chief Consultant Rumah Zakat, Harjuna Wibawa
Menurut Wiyana, tingginya partisipasi warga tidak terlepas dari pengalaman pahit yang pernah dialami masyarakat Kepuharjo saat erupsi Gunung Merapi pada 2010. Pengalaman tersebut menumbuhkan empati dan kesadaran untuk saling membantu antarwarga bangsa yang sedang dilanda musibah. “Karena dulu masyarakat Kepuharjo juga pernah terkena bencana dan banyak menerima bantuan dari berbagai pihak, maka sekarang dengan ikhlas kami ingin membantu saudara-saudara kita di Aceh,” ujarnya.
Sementara itu, Representative Manager Rumah Zakat DIY, Warnitis menyampaikan apresiasi atas kepedulian warga Kepuharjo yang turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan untuk korban bencana di Pulau Sumatra. Rumah Zakat memastikan penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil asesmen dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta BPBD setempat agar distribusi bantuan tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih.
“Sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional yang berizin dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Rumah Zakat melaporkan seluruh dana yang diterima dan disalurkan secara berkala kepada pemerintah dan BAZNAS sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat, termasuk kepada masyarakat Kalurahan Kepuharjo ini,” kata Warnitis.
Dhani







