Penemuan Mayat di Sungai Kalikonteng Gegerkan Warga Balecatur

Video : Penemuan Mayat di Sungai Kalikonteng Gegerkan Warga Balecatur Sleman ( Dhani/Her)

Sleman. KabarTerkiniNews.co.id — Warga Padukuhan Perengkembang, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di aliran Sungai Kalikonteng pada Sabtu (11/4/2026).

Bacaan Lainnya

Penemuan tersebut bermula dari kegiatan gotong royong warga yang membersihkan aliran sungai pasca banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat sebelumnya. Fokus pembersihan adalah tumpukan sampah, terutama akar bambu yang menyumbat aliran sungai.

Lurah Balecatur menjelaskan, kegiatan bersih-bersih dilakukan bersama warga dengan bantuan alat berat. Namun, di tengah proses tersebut, warga justru menemukan jenazah.

“Awalnya kita bersih-bersih bersama menggunakan alat berat dari PT SKM, tapi kemudian malah menemukan mayat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Bhabinkamtibmas Balecatur, Aipda Jauzan Arifin. Ia menegaskan bahwa penemuan tersebut murni tidak disengaja dan bukan berasal dari laporan orang hilang.

“Kami sudah kerja bakti bersih-bersih sejak kemarin. Hari ini saat menggunakan alat berat, justru ditemukan mayat,” jelasnya saat ditemui di lokasi.

Jenazah ditemukan saat proses pembersihan sumbatan menggunakan ekskavator di sekitar jembatan yang berada di samping kantor PDAM Gamping.

Kondisi jenazah yang diduga berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan dalam keadaan tidak utuh. Bagian tubuh dari leher ke bawah masih ada, namun kepala belum ditemukan.

Relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) Gamping, Erwin Agustyan, menyebutkan bahwa kondisi jenazah diperkirakan telah berada di lokasi selama sekitar satu minggu.

“Saat ditemukan, kondisi jenazah dari leher ke bawah masih utuh, tetapi kepala sudah tidak ada. Proses evakuasi juga sempat terkendala akar bambu yang menyangkut,” ungkapnya.

Saat ini, tim gabungan masih melakukan pencarian bagian tubuh lainnya di sekitar lokasi. Sementara itu, jenazah akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim Inafis kepolisian guna mengungkap identitas serta penyebab kematian.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor guna membantu proses identifikasi.

Peristiwa ini menambah kewaspadaan warga akan potensi bahaya pasca banjir, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sungai.

Dhani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *