PGRI Wiradesa : Tunjangan Guru Dibayar Lunas, Soliditas Pendidik kian Menguat

Pekalongan — Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti Gedung BTM Wiradesa, Sabtu pagi saat ratusan guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Wiradesa berkumpul dalam momentum halal bihalal. Tak sekadar ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi panggung kabar menggembirakan: tunjangan sertifikasi guru yang sempat tertunda dipastikan akan dibayarkan lunas tahun ini.

Acara yang diawali lantunan sholawat tersebut dihadiri hampir seluruh anggota PGRI se-Kecamatan Wiradesa. Mengusung tema “Menguatkan Silaturahmi, Meneguhkan Harmoni Pendidikan Berkualitas Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini berlangsung khidmat sekaligus penuh optimisme.

Bacaan Lainnya

Ketua panitia, Suhemi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para guru dan tamu undangan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas perubahan jadwal pelaksanaan kegiatan.

“Awalnya kegiatan ini direncanakan lebih awal, namun karena berbarengan dengan agenda lomba tingkat kecamatan, akhirnya baru bisa terlaksana hari ini. Terima kasih atas kehadiran dan kebersamaan bapak ibu semua,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan pengurus PGRI Kabupaten Pekalongan, Mujihana, menegaskan komitmen organisasi dalam memperjuangkan kesejahteraan guru. Ia menyampaikan kabar yang disambut antusias peserta terkait pencairan tunjangan sertifikasi yang sempat mengalami keterlambatan.

“Alhamdulillah, untuk kekurangan pembayaran tunjangan sertifikasi guru, termasuk yang tertunda antara satu hingga enam bulan bahkan lebih, akan dibayarkan secara penuh di tahun 2026 ini,” tegasnya.

Tak hanya itu, Mujihana juga menyinggung upaya PGRI dalam mengawal berbagai persoalan guru, termasuk kenaikan pangkat yang sempat tertunda.

“Ini adalah bukti nyata bahwa PGRI Kabupaten Pekalongan terus berjuang demi nasib dan kesejahteraan guru. Guru harus menjadi sosok yang aman, sehat, dan sejahtera agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik,” tambahnya.

Ketua PGRI Cabang Wiradesa, Lestari, mengungkapkan rasa bangga atas soliditas para guru serta perjuangan PGRI selama ini. Ia menilai kegiatan halal bihalal menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar pendidik.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antar guru. Semoga kekompakan ini terus terjaga demi kemajuan pendidikan,” pungkasnya.

Halal bihalal PGRI Wiradesa tahun ini tak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga membawa angin segar bagi para guru yang selama ini menanti kepastian hak mereka. Sebuah langkah nyata menuju kesejahteraan dan kualitas pendidikan yang lebih baik.

Kermit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *