Komplotan Gendam Warga Negara Asing Gasak Perhiasan Milik Warga Ceper

Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Aksi pencurian dengan modus gendam yang dilakukan kompolotan mengaku warga negara asing (WNA) kembali terjadi di Klaten. Kejadian menimpa keluarga pemilik toko di Desa Jambu Kidul, Kecamatan Ceper, Klaten.

Kejadian tersebut terungkap setelah diunggah di akun Facebook info cegatan Klaten hari ini. Dalam postingan rekaman CCTV tersebut terlihat seorang pria berbaju putih lengan panjang, celana panjang hitam, bersepatu datang bersama seorang wanita berbaju dan bercelana ketat serba hitam.

Bacaan Lainnya

Tidak berapa lama, pemilik toko masuk rumah diikuti kedua pelaku yang memakai topi. Pemilik toko, Janah (36) menceritakan kejadian kemarin siang. Saat itu dirinya menjemur pakaian di belakang.

“Saya di belakang dipanggil anak saya nomor satu, katanya ada orang Turki mau tukar uang sama mbah uti (ibunya),” Katanya.

Janah menerangkan, Kedua orang yang memakai masker itu mendatangi toko kelontong di tepi jalan depan kantor desa. Pelaku pria masuk dan berbincang dengan pemilik toko, sedang pelaku wanita mendampingi di luar.

” Saya lari, ternyata sudah ada yang masuk rumah satu orang, yang masuk sama ibu itu yang cowok, yang di kamar tamu ketemu saya ceweknya,” Ungkapnya.

Merasa ada sesuatu yang aneh, terang Janah, dirinya mulai curiga dengan pelaku cewek sehingga tidak begitu digubris. Setelah itu keduanya pergi dan ternyata modusnya menukar uang.

“Dia minta tukar uang sama mbah uti tapi yang diminta ditukar itu sama seperti yang di dompetnya. Dilihatkan dompet, minta ditukar seperti yang di dompet, minta diambilkan yang di sana (dalam rumah),” lanjut Janah.

Saat pelaku mengajak masuk ke kamar rumah, kata Janah, ibunya seperti tidak sadar. Ternyata pelaku mengambil perhiasan ibunya berupa gelang.

” Yang diambil gelang, nilainya sekitar Rp 11 juta. Setelah saya datang, pelaku langsung pergi, semua cepat dan kita seperti tidak sadar,” jelas Janah.

Menurut Janah, kejadian itu terekam CCTV di rumahnya dengan jelas. Namun keluarganya belum melapor ke Polsek karena wajah pelaku tidak jelas.

” Tidak jelas karena pakai masker dan topi, mobilnya Expander warna silver tapi plat tidak terlihat. Mobil diparkir agak jauh dan tadi Polsek sudah cek kesini,” sambung Janah.

“Kita viralkan agar warga yang lain waspada, jika ada modus dan ciri pelaku seperti ini hati – hati dan jangan ada korban lagi,” imbuhnya.

Kapolsek Ceper AKP Nahrowi menyatakan piket Polsek dan Kanit Reskrim sudah ke lokasi. Meskipun belum ada laporan tetap dilakukan penyelidikan.

“Kita tetap lakukan penyelidikan karena mirip kejadian sebelumnya di beberapa lokasi,” Jelasnya

Sebelumnya, aksi pencurian dengan cara hipnotis bermodus tukar uang oleh warga negara asing (WNA) pernah terjadi di Klaten. Kali ini sasarannya toko bangunan di Jalan Ceper-Besole, Desa/ Kecamatan Ceper, Klaten.

“Kejadiannya hujan habis Zuhur kemarin. Logatnya bahasa Inggris tapi kaya orang India atau Pakistan itu,” ungkap Ais anak pemilik toko,

Prabowo Aji

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *