SD Inpres Oeba 2 Perkuat Budaya Peduli Lingkungan, Dukung Visi Kebersihan Wali Kota Kupang

Kupang, KabarTerkiniNews.co.id — SD Inpres Oeba 2 Kota Kupang terus memperkuat budaya kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya mendukung visi dan misi Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, khususnya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

Plh. Kepala Sekolah SD Inpres Oeba 2 Kota Kupang, Reynaldo, S.Pd., Gr., mengatakan, gerakan menjaga kebersihan di lingkungan sekolah sebenarnya telah berjalan sejak lama. Meski baru dipercaya sebagai Plh. Kepala Sekolah sejak 13 Juli 2026, dirinya berkomitmen melanjutkan sekaligus memperkuat berbagai program yang mendorong siswa agar semakin peduli terhadap lingkungan.

Bacaan Lainnya

“Untuk kebersihan di sekolah, sebenarnya sudah berjalan sejak lama. ke depan, kami akan melaksanakan beberapa program tentang bagaimana siswa bisa semakin peduli terhadap lingkungan,” ujar Reynaldo. Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, upaya tersebut juga sejalan dengan penerapan muatan lokal pendidikan lingkungan yang telah diberlakukan di Kota Kupang dan diprakarsai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang.

Sebagai bentuk implementasi, pihak sekolah bersama para guru dan siswa telah melakukan berbagai aksi nyata. Salah satunya dengan menyediakan tempat sampah di setiap kelas.

Tempat sampah tersebut juga telah dibedakan berdasarkan warna untuk mendukung edukasi pemilahan sampah, yakni merah, kuning dan hijau. Bahkan, sekolah memanfaatkan bahan bekas untuk membuat tempat sampah secara mandiri.

Reynaldo menjelaskan, pemanfaatan barang bekas tersebut sekaligus menjadi media edukasi bagi siswa bahwa benda yang sudah tidak digunakan masih dapat memiliki nilai manfaat apabila dikreasikan dengan baik.

“Misalnya jerigen bekas yang kami modifikasi menjadi tempat sampah. Anak-anak akhirnya tahu bahwa jerigen bekas ternyata masih memiliki nilai manfaat,” jelasnya.

Dari sisi manajemen sekolah, budaya menjaga kebersihan juga terus ditanamkan melalui sosialisasi setiap hari. Pesan tentang pentingnya kebersihan disampaikan saat apel pagi maupun melalui pembiasaan di dalam kelas.

Selain itu, setiap kelas telah memiliki struktur organisasi dan jadwal piket kebersihan. Pelaksanaan piket tersebut dipantau dan dikontrol secara rutin oleh guru.

“Setiap hari kami menyerukan kepada anak-anak melalui sosialisasi saat apel pagi maupun pembiasaan di kelas. Kami juga sudah membentuk struktur organisasi kelas dan penjadwalan piket kebersihan di masing-masing kelas. Itu selalu kami pantau dan kontrol,” katanya.

Dalam memperkuat program edukasi lingkungan, SD Inpres Oeba 2 juga berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kupang dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Reynaldo mengatakan, kolaborasi tersebut dinilai penting karena salah satu program mahasiswa KKN berkaitan dengan penguatan lingkungan, khususnya kebersihan.

“Saya juga mendorong kepada mereka untuk menyelaraskan program kami ke depan dalam hal edukasi lingkungan agar betul-betul bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Tidak hanya dengan mahasiswa KKN, pihak sekolah juga mulai menjajaki kerja sama dengan Pertamina melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Reynaldo mengaku telah bertemu dengan salah satu Manager CSR Pertamina di wilayah Fenfui untuk menggagas Memorandum of Understanding (MoU) terkait edukasi dan literasi lingkungan di sekolah.

Menurutnya, Pertamina memiliki program “Kampung Berseri” yang salah satu sasarannya adalah satuan pendidikan. Untuk jenjang sekolah dasar di Kota Kupang, SD Inpres Oeba 2 menjadi salah satu sekolah yang akan menjalankan kegiatan bersama tersebut.

Dalam waktu dekat, kegiatan itu direncanakan berupa penyerahan tempat sampah transparan yang difungsikan sebagai kotak sedekah sampah, seperti yang dapat ditemui di Taman Nostalgia (Tamnos) Kota Kupang.

“Di Tamnos kita bisa melihat ada kotak sampah untuk pemilahan botol plastik. Hal seperti itu yang ingin kami edukasikan juga di sekolah ini. Mudah-mudahan hal-hal kecil seperti ini mampu menggugah motivasi anak untuk peduli terhadap lingkungan sejak dini,” tutur Reynaldo.

Ke depan, SD Inpres Oeba 2 juga berencana menambah tempat sampah berukuran lebih besar. Tempat sampah tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung pengelolaan sampah sebelum didistribusikan ke tempat penampungan sementara (TPS) yang berada di akses jalan menuju Pasar Oeba.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya menjadikan lingkungan sekolah lebih bersih, tetapi juga membangun kebiasaan siswa untuk memilah, mengelola dan bertanggung jawab terhadap sampah sejak usia dini.

Dengan berbagai program tersebut, SD Inpres Oeba 2 berkomitmen menjadikan kebersihan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari pendidikan karakter dan kebiasaan sehari-hari siswa.

Rudy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *