Kesetiakawanan Sosial, Sebuah Nilai yang Harus Dimiliki Bangsa Indonesia

Yogyakarta, KabarTerkiniNews.co.id –  Semangat kesetiakawanan terus tumbuh menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial. Melalui momentum Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) diharapkan dapat memperkuat solidaritas dan ketahanan sosial nasional yang lebih tangguh.

Dinas Sosial DIY menggelar Puncak Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) DIY Tahun 2025 pada Selasa (16/12) di Halaman Kantor Dinas Sosial DIY, Yogyakarta. Peringatan HKSN 2025 diawali dengan kenduri budaya dan doa bersama lintas agama. Yang menghadirkan tokoh dari Agama Islam, Katolik, Kristen dan Hindu

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih dalam keterangannya kepada media, berharap nilai kesetiakawanan sosial sebagai dimensi modal sosial memiliki posisi strategis untuk menumbuh-kembangkan semangat kebersamaan, saling percaya, kepedulian dan persatuan.

Nilai-nilai semangat gotong-royong dan kebersamaan menjadi modal dasar dalam membangun bangsa. Saling bantu antar masyarakat apalagi saat ini terdampat bencana tanah longsor dan banjir bandang di tiga propinsi di pulau Sumatera.

“Momentum Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, mengingatkan kita bahwa nilai-nilai kesetiakawanan sosial, harus diwujudkan dalam aksi nyata sebagai modal sosial untuk meningkatkan kualitas hidup dan penghidupan masyarakat menuju kesejahteraan masyarakat.

Nilai-nilai kesetiakawanan sosial merupakan bentuk dari sikap dan perilaku peduli, kebersamaan, kegotong-royongan, kekeluargaan, yang dilandasi kerelaan, kesetiaan, serta saling menghormati dengan semangat menuju masyarakat yang sejahtera,” ungkap Endang.

Menurut Endang, HKSN bukanlah sekadar momen seremonial, tetapi juga sebuah panggilan untuk bersatu demi kebaikan bersama untuk menghadapi realitas yang kompleks, yakni tingginya angka kemiskinan dan rasa kepedulian sosial yang semakin menurun. Tantangan ini mengharuskan untuk terus berkarya dan berkolaborasi untuk tujuan bersama, yaitu masyarakat yang sejahtera dalam berketahanan sosial.

“Kesetiakawanan sosial memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah dan mengatasi segala jenis permasalahan kesejahteraan sosial. Saat ini yang menjadi perhatian bersama, adalah masih tingginya angka kemiskinan serta mulai melemahnya/merenggangnya ikatan sosial dan kepedulian sosial diantara warga masyarakat,” kata Endang.

Dengan landasan itulah maka, beberapa program penunjang dalam puncak peringatan adalah pembagian 320 paket sembako serta aksi donor darah yang diikuti 50 pendonor.

Sementara itu, Tri Susilastuti, selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial DIY dalam laporannya mengatakan, tujuan adanya peringatan HKSN adalah untuk membangun ingatan kolektif seluruh elemen masyarakat Indonesia tanpa kecuali, agar nilai-nilai kesetiakawanan sosial tetap kuat tumbuh sebagai modal kekuatan sosial.

Kemudian juga sebagai stimulus gerakan peduli dan aksi sosial di masyarakat dalam bentuk apapun, sehingga dapat menimbulkan kerekatam sosial, meminimalisir kesenjangan sosial dan menciptakan kedaulatan sosial. Tri pun menyampaikan serangkaian kegiatan peringatan HKSN DIY tahun 2025, seperti Kenduri Budaya dan Doa

Bersama Lintas Agama, Donor Darah, Dilanjutkan dengan penampilan wayang cakruk yang berkolaborasi dengan narasumber memberikan hiburan sekaligus edukasi kepada peserta undangan. Pementasan wayang Cakruk semakin menarik dengan penampilan bintang tamu Mbah Baut dan Niken Sarinten. Rabu (17/12 ) dilanjutkan dengan ziarah Wisata dan tabur bunga oleh 300 peserta di Taman Makam Nasional Kusumanegara ( TMPN ) dilanjutkan dengan mengikuti pemutaran film Dokumenter Panglima Besar Soedirman di ampitheater TMPN Kusumanegara.

Dhani Irawan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *