Pemalang, KabarTerkiniNews.co.id – Miris seorang siswa kelas 1 sekolah dasar di kecamatan randudongkal,kabupaten pemalang, sudah dua bulan tidak masuk sekolah.
Kondisi ini dipicu konflik antara pihak sekolah dengan orang tua siswa, kasus tersebut pun viral di media sosial dan berujung laporan ke polisi.
Azim berusia 9 tahun, siswa kelas satu sd negeri 1 banjaranyar, randudongkal, pemalang. Tercatat tidak masuk sekolah sejak februari 2026, sehari-hari, azim lebih banyak bermain dan berada di rumah.
Orang tua Azim, yakni Arsa Tugimin menyebut anaknya enggan kembali ke sekolah setelah terjadi perselisihan dengan kepala sekolah. Perselisihan itu bermula saat tugimin menyampaikan kritik terkait menu program makan bergizi gratis melalui media sosial.
Oleh sekolah Tugimin diminta memebrikan klarifikasi mengenai unggahan di media sosialnya, namun yang terjadi malah cekcok antara kepala sekolah dengan Tugimin.
Di tengah perdebatan, Tugimin menuduh kepala sekolah telah melontarkan kalimat mengeluarkan Azim secara lisan. Ia juga menyebut anaknya mengalami perundungan karena dipanggil dengan nama orang tuanya oleh kepala sekolah/ sehingga membuat azim takut dan tidak mau masuk sekolah.
Namun, kepala sd negeri 1 banjaranyar, Sri Umbarti Ningsih, membantah seluruh tuduhan tersebut, menurutnya, Azim tidak pernah dikeluarkan/ baik secara lisan maupun tertulis.
Pihak sekolah mengaku guru kelas sudah berulang kali datang ke rumah untuk membujuk azim agar kembali belajar, namun tidak berhasil menemui pihak keluarga.
Terkait dugaan perundungan, kepala sekolah menegaskan tidak ada bullying. Ia menjelaskan, saat itu dirinya hanya menasihati azim yang disebut sering mengganggu teman sekelasnya, dengan memberikan contoh agar perilaku tersebut tidak diulangi.
Kasus ini kini bergulir ke meja kepolisian, Tugimin melaporkan kepala sekolah dengan tuduhan perundungan terhadap anaknya.
Hingga saat ini Polres Pemalang masih melakukan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi untuk mendalami laporan tersebut, ditengah permasalahan ini pihak sekolah maupun orang tua berharap Azim tetap bisa melanjutkan sekolah kembali dan permasalahan tidak berlarut-larut.
Kermit







