Dapur Produksi Tempe di Sragen Terbakar, Api Berasal dari Tungku Rebus Kedelai

Sragen, KabarTerkiniNews.co.id – Aktivitas produksi tempe di sebuah rumah industri rumahan di Karangmalang Sragen mendadak berubah menjadi kepanikan setelah kobaran api melalap dapur tempat pengolahan kedelai, Selasa (28/7/2026) pagi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski bangunan dapur mengalami kerusakan dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 5 juta.

Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di rumah milik Wahyudi Purnomo (50), warga Dukuh Dedekan RT 01, Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Karangmalang AKP Joni Kurniawan menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu api dari tungku kayu bakar yang digunakan untuk merebus kedelai dalam proses pembuatan tempe.

“Korban sebelumnya baru pulang dari pasar sekitar pukul 08.00 WIB, kemudian menyalakan tungku untuk merebus kedelai menggunakan kayu bakar. Setelah memastikan api menyala, korban beristirahat di bagian rumah yang berada di sebelah barat dapur,” ujar Kapolsek.

Sekitar dua jam kemudian, dua saksi yang berada di sekitar lokasi melihat kepulan asap tebal dari arah dapur. Saat dilakukan pengecekan, api ternyata telah membesar setelah merambat dari tungku menuju bagian kayu penyangga atap dapur.

Melihat kobaran api semakin membesar, warga bersama saksi langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sragen.

Satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB. Berkat respons cepat petugas dibantu warga, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB sehingga tidak sempat merambat ke bangunan rumah utama.

Setelah api berhasil dipadamkan, Tim Inafis Polres Sragen melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus mendokumentasikan kondisi lokasi.

Dari hasil pendataan, kebakaran hanya menghanguskan bangunan dapur yang digunakan sebagai tempat produksi tempe. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Sementara kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.Kapolsek Karangmalang menambahkan, pihak kepolisian telah menerima laporan, mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Sragen, melakukan pemeriksaan, mengamankan barang bukti berupa potongan kayu yang terbakar, serta melaksanakan olah TKP guna melengkapi proses penyelidikan.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha rumahan yang masih menggunakan tungku berbahan bakar kayu, agar memastikan api benar-benar dalam kondisi aman dan tidak ditinggalkan tanpa pengawasan.

Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian lebih besar.

KabarTerkiniNews.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *