Klaten, KabarTerkiniNews.co.id – Ribuan warga dari berbagai daerah tumpah ruah memadati kawasan Ekowisata Kalitalang, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, untuk menyaksikan puncak Kirab Ageng Metri Bumi Merapi ke-3, Minggu (2/8/2026).
Mengusung tema “Sabda Lereng Untuk Semesta, Ruwat Rekat Rawat Ragat”, kegiatan akbar ini menjadi pusat perhatian masyarakat dalam merayakan kebudayaan dan kekayaan tradisi lokal lereng Gunung Merapi.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari pukul 08.00 WIB ini dipimpin oleh Sekretaris Kecamatan Kemalang Derajat Setiaji selaku ketua panitia dan Camat Kemalang Sumarsih Kuncoro selaku penanggung jawab. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Plt Sekda Kabupaten Klaten Jaka Purwanto, para asisten dan kepala OPD Setda Kabupaten Klaten, Rektor UGM Yogyakarta Prof. dr. Ova Emilia, Kalak BPBD Kabupaten Klaten Syahruna, perwakilan Astra Motor, serta jajaran Forkopimcam Kemalang termasuk Kapolsek Kemalang AKP Sarwoko dan Danramil Kemalang Kapten CBA Setyo Agus Wahyudi.
Acara diawali dengan persiapan kirab dan pembacaan doa oleh perwakilan KUA Kecamatan Kemalang Sonaji. Barisan kirab kemudian bergerak dari pintu masuk Kalitalang menuju area ekowisata dengan formasi yang melibatkan Cucuk Lampah Muspika Kemalang, para kepala desa beserta istri, tokoh lintas agama, pasukan Petruk dan Naga, Abdi Dalem Keraton Surakarta, 15 gunungan hasil bumi dari 13 desa, teknis kebudayaan, perangkat desa, BPD, grup kesenian jatilan, hingga masyarakat umum. Kehadiran sekitar 1.000 warga bersama mahasiswa KKN dari UGM dan UPN turut menambah kemeriahan suasana.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Kecamatan Kemalang yang telah sukses menyelenggarakan acara tersebut dengan semangat persatuan, kesatuan, dan gotong royong.
Ia menegaskan bahwa kirab gunungan merupakan simbol limpahan rezeki dan kemakmuran sebagai berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, sementara doa lintas agama mencerminkan kerukunan dan permohonan keselamatan bagi kawasan lereng Merapi.
Kapolres Klaten melalui Kasihumas Polres Klaten AKP Suwoto mengatakan kehadiran aparat kepolisian bersama TNI dan berbagai elemen pengamanan swakarsa bertujuan untuk memberikan rasa aman serta menjamin kelancaran jalannya seluruh rangkaian tradisi masyarakat tersebut.
“Melalui pengamanan yang bersinergi dengan TNI, Linmas, relawan, dan elemen masyarakat lainnya, kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan Kirab Ageng Metri Bumi Merapi ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa ada hambatan kamtibmas,” ujar AKP Suwoto.
Puncak acara diisi dengan prosesi serah terima gunungan yang dilanjutkan dengan tradisi rebutan gunungan oleh warga, persembahan Tarian Unggul Dongo, hening sejenak, doa lintas agama, serta pementasan seni tari meliputi Tari Baru Klinting, Tari Panji, dan tari kolosal dari sanggar se-Kemalang.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan Grand Finale Metri Bumi Merapi serta pembukaan Pasar Merti Bumi dan ramah tamah yang melibatkan para pelaku seni dan paguyuban sound system setempat. Berkat sinergi pengamanan dari 10 personel Polsek Kemalang, 5 personel Koramil Kemalang, 15 personel Senkom, 15 personel Kokam, 30 personel Linmas, serta dukungan relawan, PMI, RAPI, dan Puskesmas, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan terkendali.
KAbarTerkiniNews.co.id







