Surakarta, KabarTerkiniNews.co.id – Menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, wajah kampung-kampung di Kota Surakarta mulai berubah. Ratusan gapura dipercantik dengan berbagai kreasi warga.
Sedikitnya 240 gapura mengikuti kemeriahan tersebut. Ornamen kemerdekaan, lukisan, hingga sentuhan budaya khas Solo menghiasi gapura di berbagai kampung.
Salah satunya terlihat di Kampung Tegalrejo, Laweyan, Surakarta. Gapura di kampung ini mengusung tema batik dengan menampilkan sejumlah motif khas Solo, seperti Kawung, Sidomukti, dan Truntum.
Perpaduan lukisan dan berbagai ornamen membuat gapura tampil lebih semarak. Kreasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari lomba gapura menjelang HUT Kemerdekaan RI.
Dari ratusan peserta, sepuluh gapura terbaik masuk dalam tahap penilaian akhir. Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani pun berencana mengunjungi seluruh gapura yang masuk sepuluh besar untuk melihat langsung kreativitas dan kekompakan warga.
Saat mengunjungi salah satu gapura, Astrid mengapresiasi semangat masyarakat yang menjadikan lomba tersebut sebagai wadah mempererat kebersamaan sekaligus mempercantik lingkungan.
“Lomba gapura ini bukan hanya tentang keindahan fisik, tetapi juga menjadi cerminan semangat gotong royong, kreativitas, dan kepedulian warga terhadap lingkungan. Saya berharap budaya kebersamaan seperti ini terus terjaga sehingga lingkungan di Kota Surakarta semakin tertata, aman, dan nyaman,” ujar Astrid.
Bagi warga, mempercantik gapura juga bukan sekadar membuat kampung terlihat lebih indah. Proses pengerjaannya justru menjadi kesempatan untuk berkumpul dan bekerja bersama.
Salah satu pelukis gapura, Chosairi, mengatakan banyak warga ikut terlibat selama proses pengerjaan. Keterlibatan tersebut membuat suasana gotong royong semakin terasa. “Banyak warga yang terlibat. Dari situ semangat kebersamaan dan gotong royong semakin terjalin,” kata Chosairi.
Semangat kebersamaan itulah yang menjadi warna tersendiri dalam lomba gapura di Surakarta. Gapura yang selama ini hanya menjadi pintu masuk kampung, kini berubah menjadi ruang bagi warga untuk menuangkan kreativitas.
Lebih dari sekadar mempercantik lingkungan, lomba gapura menjadi momentum memperkuat gotong royong dan kebersamaan warga dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI.
A NUR







