Jakarta, KabarTerkiniNews.co.id – Atmosfer persiapan pertandingan pekan kedua Liga 1 antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung semakin terasa.
Tak ingin laga bergengsi yang dinanti-nantikan ini tercederai oleh aksi-aksi yang melanggar hukum, Polres Metro Jakarta Pusat mengambil langkah preventif yang humanis.
Rapat Koordinasi (Rakor) pengamanan digelar di Aula Taufik Hidayat, Polres Metro Jakarta Pusat, untuk memastikan kesiapan serta menyamakan visi bersama seluruh elemen.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, pertemuan ini bukan sekadar membahas teknis pengamanan, melainkan upaya membangun komitmen persaudaraan di bawah satu slogan besar: “Jaga Jakarta”.
Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh suporter untuk melihat pertandingan ini sebagai ajang membuktikan kedewasaan The Jakmania.
Setelah tujuh tahun, Persija Jakarta akhirnya kembali berlaga sebagai tuan rumah di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), momen yang harus dirayakan dengan tertib, bukan euforia yang justru merugikan ketertiban umum.
“Pertandingan ini adalah titik awal untuk menunjukkan bahwa suporter kita sudah sangat dewasa. Mari kita tunjukkan semangat Jaga Jakarta. Baik saat menang maupun kalah, euforia berlebihan hingga konvoi di Bundaran HI atau kerusuhan di jalan bukanlah cerminan dari kecintaan terhadap tim,” ujar Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung dalam forum tersebut.
Kolaborasi Keamanan dan Pelayanan
Dalam Rakor tersebut, polisi tidak hanya bertindak sebagai penjaga keamanan, namun juga penyedia layanan bagi suporter. Polisi telah memetakan prosedur keamanan demi kenyamanan bersama. Suporter yang akan hadir diimbau untuk mematuhi aturan ketat, seperti larangan membawa minuman keras, senjata tajam, narkotika, hingga kembang api.
Lebih lanjut, guna memastikan keselamatan dan ketertiban perjalanan suporter, Polres Metro Jakarta Pusat juga berkomitmen menyediakan fasilitasi pengawalan khusus bagi Jakmania yang berasal dari titik kumpul menuju SUGBK. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses keberangkatan berlangsung kondusif.
Senada dengan Kapolres, Dandim 0501/JP Letkol Inf. Danang Wiloyo, S.I.P., turut menegaskan dukungan penuh dari aparat keamanan dalam memfasilitasi kelancaran acara. Ia menaruh harapan besar agar seluruh korwil (koordinator wilayah) dapat merangkul anggotanya untuk menahan diri dari segala tindakan yang melawan hukum.
Komitmen Bersama : Bukti Cinta pada Jakarta
Sesuai aturan PSSI demi keamanan bersama, laga kali ini hanya diperuntukkan bagi pendukung tuan rumah dan mewajibkan kepemilikan KTP DKI Jakarta bagi pembeli tiket. Hal ini merupakan bagian dari upaya sterilisasi dan manajemen massa yang lebih baik.
Angga Wijaya, perwakilan Korda Jakarta Pusat, menegaskan bahwa seluruh koordinator wilayah siap menjalankan instruksi dan mendukung penuh aparat Kepolisian serta TNI.
“Kami akan melakukan upaya maksimal untuk mengawasi anak buah di lapangan agar tetap tertib dan tidak anarkis. Kita cinta Persija, kita juga cinta Jakarta. Komitmen ini akan kita pegang bersama demi kelancaran liga,” ungkapnya.
Sebagai puncak dari rapat tersebut, sebuah Fakta Integritas dan Komitmen Keamanan Bersama ditandatangani oleh Kapolres Metro Jakpus, Walikota Jakarta Pusat (diwakili), Dandim 0501/JP, serta perwakilan Korda/Korwil Jakmania se-Jakarta Pusat.
Penandatanganan ini menjadi simbol kuat bahwa keamanan Jakarta adalah tanggung jawab bersama. Kepolisian kini siap berdiri berdampingan dengan para suporter, memastikan bahwa tribun stadion pada 12 September 2026 mendatang hanya akan dipenuhi oleh dukungan sportif, kegembiraan sepak bola, dan semangat persatuan bagi Indonesia yang lebih .
Redaksi





