Boyolali, KabarTerkiniNews.co.id — Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali mendorong Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Boyolali bersama Fraksi PDI Perjuangan DPRD Boyolali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak.
Penyaluran air bersih untuk sementara difokuskan di sejumlah wilayah Boyolali Utara yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Susetya Kusuma Dwi Hartanta, mengatakan gerakan bakti sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian partai terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Kita dari DPC PDI Perjuangan bekerja sama dengan teman-teman fraksi. Saat ini sedang terjadi kekeringan melanda di beberapa wilayah Kabupaten Boyolali. Sebagai partainya kaum marhaen dan wong cilik, ini sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk memperhatikan fenomena kekeringan ini,” ujar Susetya.
Menurut Susetya, distribusi air dilakukan berdasarkan laporan dan usulan dari pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC), ranting, serta anggota fraksi yang berada di wilayah terdampak. Mekanisme tersebut dilakukan agar bantuan dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.
“Titik-titiknya sesuai permintaan. Kami tidak jalan sendiri, ada teman-teman PAC dan fraksi di wilayah utara. Atas masukan dari mereka hingga tingkat ranting, maka dropping air ini bisa kita jalankan dengan harapan tepat sasaran, bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan air bersih,” jelasnya.
Untuk mendukung distribusi, DPC PDI Perjuangan Boyolali mengerahkan satu unit mobil tangki air bersih yang disiagakan untuk penanganan kekeringan.
Dalam pelaksanaannya, distribusi ditargetkan mencapai sekitar 10 hingga 20 tangki air bersih per hari. Namun, proses penyaluran di lapangan menghadapi sejumlah kendala, salah satunya jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi sasaran.
Selain penanganan darurat, Susetya menyebut pihaknya juga mendorong langkah pencegahan agar persoalan kekeringan tidak terus berulang setiap tahun.
Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan Boyolali, Gamma Wijaya, mengatakan bantuan telah disalurkan ke sejumlah wilayah, di antaranya Desa Guwo RT 03 dan Desa Bojong RT 05, Kecamatan Wonosegoro.
Bantuan juga disalurkan ke Dukuh Garangan RT 01/RW 01 serta Dukuh Bengkle RT 05/RW 03, Desa Bengkle, Kecamatan Wonosamodro. Sementara di Kecamatan Kemusu, distribusi dilakukan di Dusun Tanjungsari dan Kedungrejo.
“Master planning-nya akan kita kirim setiap hari sesuai usulan dari teman-teman fraksi dan ketua PAC di wilayah utara. Jadi, fraksi dan DPC berkolaborasi erat mengeksekusi baksos air bersih ini,” terang Gamma.
Gamma menegaskan, pendanaan kegiatan tersebut berasal dari gotong royong internal partai dan fraksi berdasarkan instruksi DPC PDI Perjuangan.
Pada musim kemarau tahun sebelumnya, DPC PDI Perjuangan Boyolali juga tercatat mendistribusikan hingga 100 tangki air bersih, menyesuaikan tingginya permintaan warga di wilayah terdampak.
Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Boyolali, Suyadi, mengatakan penanganan kekeringan perlu dibarengi dengan strategi jangka panjang. Upaya tersebut antara lain melalui edukasi penghijauan, penanaman vegetasi yang berfungsi menahan air, serta penguatan infrastruktur sumber daya air.
“Kami kemarin sudah mendorong penguatan anggaran di BPBD. DPRD bersama pemerintah telah sepakat menambah anggaran sekitar Rp400 juta. Selain itu, kami juga mengupayakan solusi jangka panjang seperti pembangunan embung atau sumur dalam untuk ketersediaan air bersih,” pungkas Suyadi.
Taufik Irvani





