Kupang, KabarTerkiniNews.co.id – Dalam upaya memperkuat koordinasi dalam menghadapi risiko perubahan iklim di Kota Kupang terus dilakukan melalui Technical Working Group (TWG)/Pokja Perubahan Iklim Kota Kupang. Para pemangku kepentingan membahas menggelar rapat koordinasi penguatan mekanisme koordinasi, pemantauan aksi, pengelolaan data, serta tindak lanjut bersama dalam mendukung aksi perubahan iklim di tingkat kota. Kamis (25/9/2026).
“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan terima kasih kepada CRS yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Waktunya sangat tepat karena kita sementara menyusun anggaran murni 2027,” ungkap Andre Otta.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam rapat kali ini adalah rencana pengembangan Dashboard Desk Iklim oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kupang. Dashboard ini akan dikembangkan dengan mengintegrasikan data awal terkait iklim dan cuaca, Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana), serta Program Kampung Iklim (ProKlim) dari OPD teknis.
Pengembangan dashboard akan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak. OPD teknis akan mendukung penyediaan data sesuai dengan bidang dan kewenangannya, sementara Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) akan dilibatkan untuk memberikan dukungan akademik dalam penguatan data dan informasi.
Inisiatif ini diharapkan dapat membantu menghubungkan berbagai informasi yang tersedia di masing-masing sektor sehingga dapat dimanfaatkan bersama untuk mendukung perencanaan, koordinasi, pemantauan, dan pengambilan keputusan terkait aksi iklim dan kebencanaan di Kota Kupang.
Penguatan koordinasi melalui Pokja juga diharapkan dapat mengurangi tumpang tindih kegiatan dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, organisasi masyarakat sipil, serta mitra pembangunan.
Melalui koordinasi yang rutin dan kolaboratif, Pokja Perubahan Iklim Kota Kupang diharapkan tidak hanya menjadi ruang berbagi informasi, tetapi juga menjadi wadah untuk perencanaan bersama, pemantauan pelaksanaan, penyelesaian tantangan, dan penguatan kolaborasi dalam membangun Kota Kupang yang lebih tangguh terhadap perubahan iklim dan bencana.
Rudy





