200 Prajurit Indonesia dan Australia Latihan Tempur Bersama di Semarang

KABAR TERKINI NEWS, SEMARANG – Sebanyak 200 prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan Angkatan Darat Australia mengikuti latihan bersama Wirra Jaya Ausindo Joint Exercise 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi ajang peningkatan kemampuan tempur sekaligus pertukaran pengetahuan dan keterampilan militer kedua negara.

Latihan berlangsung pada 18 September hingga 9 Oktober 2026, dengan salah satu lokasi kegiatan di Lapangan Tembak Tembalang, Kota Semarang.

Sebanyak 125 personel TNI AD dari Kodam Jaya, Kodam III/Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro, dan Kodam V/Brawijaya terlibat dalam latihan tersebut. Mereka berlatih bersama 75 personel Angkatan Darat Australia dari Batalion ke-5/7 Royal Regiment dan Brigade ke-1.

Rangkaian latihan diawali dengan simulasi pertempuran antara pasukan gabungan melawan kelompok separatis. Selanjutnya, para prajurit mengikuti berbagai materi untuk meningkatkan keterampilan individu maupun kemampuan bekerja sama dalam tim.

Materi latihan mencakup teknik menembak, penggunaan pesawat nirawak atau drone, pertolongan medis tempur, serta bela diri.

Dalam latihan menembak, para peserta mempelajari teknik emergency reload, yakni mengisi ulang senjata dalam situasi darurat, serta teknik berpindah sasaran secara cepat.

Pada materi drone, prajurit mendapat pembekalan mengenai pre-flight check atau pemeriksaan sebelum pesawat nirawak diterbangkan. Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan perangkat sebelum digunakan.

Sementara itu, materi bela diri diberikan melalui program Army Combatives Program milik Angkatan Darat Australia. Program tersebut berfokus pada kemampuan menghadapi ancaman, melumpuhkan lawan, serta bekerja sama dengan rekan satu tim dalam situasi pertempuran.

Pertukaran Pengetahuan Prajurit Dua Negara

Salah satu peserta dari TNI AD, Letda Inf Rangga Dwika, mengatakan latihan bersama tersebut memberikan kesempatan bagi prajurit Indonesia dan Australia untuk saling berbagi pengetahuan dan keterampilan.

Menurut Rangga, para peserta memperoleh berbagai materi dari kedua angkatan darat, mulai dari penggunaan drone, kesehatan, bela diri, hingga teknik menembak.

Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan prajurit dalam menghadapi beragam situasi di lapangan.

Dari pihak Australia, Private Peterson mengatakan dirinya juga mempelajari sejumlah kemampuan dari prajurit Indonesia, terutama taktik perang hutan dan program medis tempur.

Ia turut menyampaikan pengalamannya berlatih bersama prajurit TNI AD menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Melalui Wirra Jaya Ausindo Joint Exercise 2026, prajurit kedua negara tidak hanya berlatih meningkatkan keterampilan militer, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk memahami pendekatan dan pengalaman masing-masing dalam pelaksanaan tugas.

Latihan bersama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kerja sama pertahanan Indonesia dan Australia melalui peningkatan kemampuan personel serta pertukaran pengetahuan antarprajurit.

Reporter: Yovita Nugroho

Editor: Heru Watrsito , Redaksi Kabar Terkini News

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *