UT Surakarta Bekali Mahasiswa Strategi Personal Branding dan Fotografi Produk, Siapkan Kreator Digital Berdaya Saing

SURAKARTA – Universitas Terbuka (UT) Surakarta membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi digital dan kreativitas visual melalui rangkaian pelatihan personal branding di media sosial dan fotografi produk. Dua kegiatan yang digelar pada 24–25 Oktober 2026 ini diarahkan untuk mendorong mahasiswa tidak sekadar menjadi penikmat konten, tetapi mampu membangun identitas profesional sekaligus menghasilkan karya digital yang memiliki nilai jual.

Pelatihan tersebut mengangkat dua tema, yakni “Level Up Your Product Visual: Kuasai Seni Visual Produk yang Bikin Stand Out” dan “Level Up Your Branding in Social Media: Dari Akun Biasa Jadi Berkelas”. Keduanya menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi mahasiswa agar lebih siap memanfaatkan peluang di dunia kerja, industri kreatif, dan kewirausahaan digital.

Pada Sabtu (24/10/2026), sebanyak 17 mahasiswa mengikuti Bootcamp Kemahasiswaan 2026 yang berfokus pada fotografi produk. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vicon UT Surakarta tersebut menghadirkan Zian Surya, seorang visual content creator, untuk membagikan teknik menghasilkan foto produk yang menarik dan profesional.

Peserta mempelajari sejumlah aspek penting dalam fotografi produk, mulai dari pengaturan pencahayaan, komposisi, pemilihan sudut pengambilan gambar, hingga cara menonjolkan karakter produk. Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung agar mahasiswa dapat mengeksplorasi ide dan menghasilkan karya visual sesuai konsep yang dikembangkan.

Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa juga diajak memahami bahwa foto produk bukan sekadar persoalan estetika. Visual yang dirancang dengan baik dapat menjadi sarana komunikasi untuk menarik perhatian audiens sekaligus meningkatkan daya tarik produk di pasar digital.

Dua mahasiswa dengan hasil fotografi produk terbaik mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas mereka.

Manajer Pembelajaran, Kemahasiswaan, dan Alumni UT Surakarta, Cicilia Clara Dvi Anggraini, S.Pd., M.Pd., melalui kegiatan tersebut mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berkreasi, serta memanfaatkan keterampilan digital sebagai bekal menghadapi dunia kerja maupun membangun usaha.

Sehari kemudian, Minggu (25/10/2026), UT Surakarta melanjutkan penguatan kompetensi digital mahasiswa melalui pelatihan personal branding di media sosial. Kegiatan ini menghadirkan Shafa’ SA, mahasiswa doktoral Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret (UNS), yang juga merupakan Certified Master Trainer dan praktisi pembuat konten.

Pelatihan ini mengajak mahasiswa memahami pentingnya membangun identitas diri yang kuat, profesional, dan terarah di tengah persaingan ruang digital. Peserta diperkenalkan pada perbedaan antara sekadar menampilkan diri di media sosial (self-presentation) dan membangun personal branding secara strategis.

Materi juga mencakup impression management, yakni upaya mengelola kesan yang terbentuk di mata audiens, serta tantangan context collapse, ketika beragam kelompok audiens dengan latar belakang berbeda mengakses konten dari akun media sosial yang sama.

Untuk membantu mahasiswa menerapkan konsep tersebut, pemateri memberikan panduan praktis mulai dari mengenali passion, menentukan niche atau fokus konten, hingga menyusun peta jalan pengembangan akun media sosial.

Mahasiswa juga diperkenalkan pada delapan hukum personal branding menurut Peter Montoya, termasuk pentingnya spesialisasi dan kepribadian, serta penyusunan kalender konten. Salah satu prinsip yang ditekankan adalah konsistensi dalam memproduksi konten, alih-alih menunggu semuanya sempurna sebelum memulai.

Melalui pendekatan tersebut, platform seperti TikTok, YouTube, dan Instagram diharapkan dapat dimanfaatkan lebih optimal, bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana menunjukkan kompetensi, membangun reputasi profesional, dan membuka peluang karier.

Bangun Identitas, Ciptakan Karya Bernilai Jual

Penggabungan pelatihan personal branding dan fotografi produk memperlihatkan dua aspek yang saling melengkapi dalam pengembangan kemampuan digital mahasiswa. Personal branding membantu mahasiswa menentukan identitas dan citra yang ingin dibangun, sedangkan fotografi produk memperkuat kemampuan mereka menyampaikan pesan melalui visual yang menarik.

Kombinasi keterampilan tersebut relevan bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan usaha, memasarkan produk, membangun portofolio, maupun menekuni profesi di bidang konten kreatif dan pemasaran digital.

UT Surakarta berharap kegiatan pengembangan kompetensi ini dapat mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan keterampilan, mengoptimalkan potensi diri, serta membangun profil profesional yang mampu membuka peluang baru.

Dalam materi personal branding, peserta juga mendapat pesan bahwa nilai dan kemampuan seseorang perlu ditampilkan agar dapat dikenal dan memberikan manfaat bagi orang lain. Sementara dalam pelatihan fotografi produk, mahasiswa didorong untuk menghasilkan visual yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga mampu memperkuat karakter dan nilai jual produk.

Melalui kedua kegiatan tersebut, UT Surakarta berupaya memperluas ruang belajar mahasiswa agar pengembangan diri tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup kreativitas, komunikasi digital, dan kesiapan menghadapi dinamika dunia profesional. ( KTN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *