SUKOHARJO Kabarterkininews.co.id – Lebih dari 200 eks karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex menggelar upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di depan gerbang utama pabrik Sritex, Sukoharjo, Senin (17/8/2026).
Upacara berlangsung dalam suasana haru. Para eks karyawan mengenakan pakaian putih dengan pita hitam di lengan sebagai simbol keprihatinan atas kondisi mereka setelah perusahaan dinyatakan pailit.
Momentum peringatan kemerdekaan itu sekaligus dimanfaatkan untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Para eks karyawan membacakan surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Dalam surat tersebut, mereka meminta kepastian mengenai nasib dan hak-hak ribuan eks karyawan Sritex yang hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan.
Mereka mengungkapkan, kondisi ekonomi para mantan pekerja semakin sulit sejak Sritex dinyatakan pailit. Ketidakpastian mengenai penyelesaian hak juga disebut telah memberikan dampak berat bagi kehidupan para eks karyawan dan keluarga mereka.
Ketua Forum Eks Karyawan PT Sritex, Agus Wicaksono, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar upacara peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi wadah untuk menyampaikan keresahan dan tuntutan para mantan pekerja.
Menurutnya, para eks karyawan masih menunggu kepastian penyelesaian hak yang menjadi bagian penting dari kehidupan mereka setelah kehilangan pekerjaan.
Sementara itu, kuasa hukum eks karyawan PT Sritex, Mahasin R, berharap pemerintah pusat turun tangan dalam penyelesaian persoalan tersebut.
Para eks karyawan juga meminta pihak kurator tidak hanya berpegang pada aspek administratif, tetapi turut mempertimbangkan kondisi ribuan mantan pekerja yang hingga kini masih menunggu hak mereka.
Bagi para eks karyawan Sritex, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk kembali menyuarakan harapan agar pemerintah memberikan kepastian.
Mereka berharap penyelesaian persoalan hak pekerja segera mendapatkan titik terang sehingga para mantan karyawan dapat kembali menata kehidupan bersama keluarga.
Reporter: Tio Nusa
Editor: Heru W / Kabar Terkini News







