Bogor, KabarTerkiniNews.co.id – Siang itu, arah jarum jam baru menunjukan pukul dua lebih empat puluh lima menit. Sebuah kedai kopi sederhana dengan nuansa arsitektur dan interior roman tempo dulu, masih menggeliat.
Di depan etalase meja kasir, tampak wajah wanita pramusaji sambil tersenyum dengan nada yang ramah menyodorkan selembar kertas karton yang berisi aneka jenis minuman dan kudapan kepada seorang pria paruh baya yang saat itu sedang berkunjung . Inilah sedikit suasana yang terekam Kabarterkininews.co.id di Kedai Kopi Bah Sipit, Bogor, Jawa Barat.
Kedai Kopi Bah Sipit adalah salah satu kedai kopi tertua di kota Bogor. Didirikan oleh seorang keturunan Tionghoa bernama Yoe Hong Keng, pada tahun 1925. Nama Bah Sipit yang diambil untuk kedai kopi tersebut punya cerita tersendiri. “Bah Sipit”adalah julukan yang disematkan oleh warga yang tinggal disekitar kedai kepada sang pemilik Yoe Hong Keng.
Mulanya, sebelum menjadi kedai kopi, tempat tersebut adalah toko kelontong yang menjual berbagai keperluan rumah tangga seperti beras, teh, gula dan kopi.
Seiring berjalannya waktu Yoe Hong Keng mulai fokus menjual bubuk kopi, dengan membuat pengolahan bubuk kopinya yang diberi nama Bubuk kopi Bah Sipit cap Kacamata
Ia sengaja mencari jenis biji-bijian dari tumbuhan dengan nama latin coffea ini yang mempunyai kualitas terbaik, seperti Robusta Lampung Robusta Temangung dan Robusta Dampit.
Pria berkacamta ini, membuktikan bahwa racikan kopi berjenis Robusta mampu memikat banyak orang. Bahkan hingga saat ini bubuk kopi yang terkenal dengan bungkus sampul coklat dan logo bergambar kacamata ini, yang dijual di Kedai Kopi tersebut adalah murni seratus persen dari biji kopi asli pilihan tanpa campuran apapun.
Unik dan kaya rasa menyebabkan bubuk kopi Bah Sipit cap Kacamata ini, tidak hanya dinikmati oleh para pecinta kopi dari sekitar kota Bogor, tapi merambah hingga luar kota bahkan mancanegara.
Seperti Dominggus Marpaung (50), pria asal Bekasi, Jawa Barat ini sengaja datang kedai tersebut untuk sekadar mencicipi kopi Expresso V 60 yang tertera dalam lembar karton menu minuman. “Saya tahu dari media sosial kalau tempat ini sudah lama menjadi kedai kopi. Mudah mudahan kalau pulang saya beli bubuk kopinya,” katanya.
Memasuki satu abad, ditengah gempuran hadirnya berbagai macam jenis coffee shop yang ada dimasyarakat tidak lantas membuat keberadaan nama Kedai Kopi Bah Sipit menjadi redup.
Ditangan generasi ketiga bernama Nancy Wahyuni, Kedai Kopi Bah Sipit terus berinovasi. Tidak hanya membuat tempat untuk sekadar minum kopi dengan nyaman. Mereka juga memproduksi aneka bubuk kopi dalam bentuk kemasan sachet dan botol siap minum.
Berbagai jenis minuman yang disajikan oleh kedai kopi yang berlokasi di Jalan Empang, Kota Bogor ini diantaranya, Kopi Tubruk, Tubruk Susu dan Kopi Susu Gula Aren. Disamping itu, terdapat kudapan ringan seperti Bakpau, Keripik pisang, aneka cookies dan Roti Gambang.
Bila anda berjalan-jalan di kota Bogor tidak ada salahnya untuk mampir ke kedai Kopi Bah Sipit, sekedar menyeruput segelas kopi panas dengan citra aroma nusantara
Daniel Siahaan







