Hari Kesehatan Nasional ke-61, Membumikan Warisan Leluhur Sebagai Gaya Hidup Sehat Masa Kini

Bantul, KabarTerkiniNews.co.id – Menghidupkan Warisan Leluhur, Sebagai Budaya Sehat Masa Kini, khususnya dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke 61 ini, dapat dilakukan dengan mengintegrasikan kearifan lokal, dalam praktik hidup sehat sehari-hari. Seperti rutin makan buah dan sayur, menerapkan pola makan sehat berbasis pangan lokal, minum jamu, serta aktif melakukan aktivitas fisik.

Gemar melakukan aktivitas fisik secara rutin, menjaga pola hidup dan pola makan yang sehat, menjadi kunci terwujudnya kesehatan masyarakat yang berkualitas.

Bacaan Lainnya

Cita-cita inilah, yang coba diwujudkan oleh Puskesmas Sedayu II, Bantul, dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional, yang ke 61. Sebab, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), harus dimulai dari diri sendiri.

Bertempat di lapangan Desa Argorejo, Sedayu, Minggu pagi (16/11/2025, bersama ratusan warga dan kader Kesehatan, hingga lintas sektoral, mereka melakukan kegiatan senam pagi bersama, pemeriksaan Kesehatan, gerakan makan buah dan sayur, minum air putih bersama, serta jamu.

Keseluruhan kegiatan ini, merupakan aplikasi dari perwujudan tema yang diusung dalam hkn ke 61 kali ini, yakni membumikan warisan leluhur sebagai gaya hidup sehat masa kini.

Sistia Utami, selaku Kepala Puskesmas Sedayu II menuturkan, bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang digelar ini, merupakan momen untuk mengingatkan masyarakat, agar senantiasa secara dini mencegah dan mendeteksi penyakit, dengan mulai membudayakan lagi mengkonsumsi makanan sehat, yang diadopsi dari warisan leluhur.

“orangtua kita dulu pernah mencontoihkan, untuk memberi makan yang sehat, tanpa gorengan, bahan makanan rebusan, makan buah, minum jamu, minum air putih yang rutin, serta aktivitas fisik, itulah warisan leluhur kita yang harus kita hidupkan lagi, agar menjadi budaya msa kini, “ tutur Sistia.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul enam pagi ini, diikuti ratusan peserta. Mereka terlihat antusias dan bersemangat, meski saat kegiatan dimulai, sempat turun hujan.

Salah satunya, Eka Yuni Astuti, kader Posyandu Remaja Pendul, mengungkapkan, bahwa dirinya mengaku cukup senang bisa terlibat dalam kegaitan HKN yang ke 61 ini. Sebagai kader remaja, penting kiranya memahami kiat-kiat dalam menerapkan pola hidup sehat, utamanya melalui kearifan likal, yang kini nampaknya mulai diabaikan olkeh generasi millennial, yang cenderung lebih menyukai makanan kekinian.

“cukup senang, antusias, menambah wawasan kami sebagai generasi Gen-Z, yang kini mulai abai soal Kesehatan, lebih memilih kopi daripada makanan sehat. Tema ini cukup menggugah semangat kami, untuk kembalki menerapkan pola hidup sehat yang sebenarnya telah diwariskan oleh leluhur kita.” Ungkap remaja berusia 20 tahun tersebut.

Puskesmas Sedayu Dua berharap, momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang selalu diperingati setiap tahunnya ini, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi refleksi bersama, tentang bagaimana masyarakat ini terus bergerak, menuju Kabupaten Bantul yang lebih sehat dan berdaya.

Momen HKN, juga harus menjadi pemicu bagi seluruh jajaran Pemerintah Daerah dan Tenaga Kesehatan, untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, dan memperkuat sistem kesehatan daerah.

Joko Pramono

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *